- Grab Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan AISI menggelar pelatihan keselamatan bagi 1.052 pengemudi di lima kota.
- Grab mengintegrasikan fitur berbasis AI seperti Trip Monitoring dan AudioProtect Plus untuk mendeteksi berbagai potensi risiko perjalanan secara proaktif.
- Grab menerapkan penyesuaian pemrosesan komisi langsung per perjalanan maksimal delapan persen yang berlaku mulai 1 Agustus 2026.
Grab juga mengembangkan AudioProtect Plus, fitur perekaman audio terenkripsi yang dilengkapi kemampuan analisis berbasis AI untuk membantu mengidentifikasi potensi risiko keselamatan selama perjalanan.
![Ilustrasi mitra driver Grab. [Grab]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/99030-ilustrasi-mitra-driver-grab.jpg)
Rekaman tetap terlindungi dan hanya dapat diakses oleh tim keselamatan apabila terdapat laporan insiden resmi.
Selain AI, Grab melengkapi ekosistem keselamatannya dengan berbagai fitur lain seperti Emergency Button yang terhubung langsung ke tim tanggap darurat 24 jam, Number Masking untuk melindungi nomor telepon pribadi.
Ada juga Driver Selfie Authentication guna memastikan identitas pengemudi, Fatigue Management System untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan, perlindungan asuransi otomatis selama perjalanan, hingga integrasi langsung dengan layanan Polisi 110.
Keselamatan Dibangun dari Teknologi dan Kompetensi Pengemudi
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan bahwa keselamatan menjadi fondasi utama layanan transportasi digital.
"Jalan yang lebih aman membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas pengemudi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para Mitra Pengemudi semakin terampil mengantisipasi risiko serta membawa kebiasaan berkendara yang lebih aman ke komunitasnya," ujar Neneng.
Ia juga menegaskan bahwa perubahan mekanisme komisi GrabBike Hemat tidak mengubah besaran komisi maupun ketentuan tarif yang berlaku.
"Grab tidak pernah memotong bagi hasil (komisi) lebih dari 8 persen dan juga tidak pernah melanggar Tarif Batas Bawah sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Ia menjabarkan, penyesuaian yang mulai berlaku 1 Agustus 2026 hanya mengubah waktu pemrosesan komisi menjadi langsung pada setiap perjalanan, sementara cara penghitungan dan batas maksimal komisi tetap sama serta sesuai regulasi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto menilai pelatihan keselamatan tetap menjadi elemen penting di tengah semakin berkembangnya teknologi transportasi.
![Peluncuran tiga fitur keamanan Grab. [Grab]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/61738-peluncuran-tiga-fitur-keamanan-grab.jpg)
"Kami berharap melalui kegiatan ini, para mitra dapat berkendara dengan aman dan nyaman dalam setiap perjalanan serta turut menjadi penggerak budaya berlalu lintas yang aman dan tertib," ujarnya.