- Direktur Eksekutif Catalyst Policy Works Wahyudi Djafar menyoroti keresahan masyarakat terkait fenomena kuota internet hangus yang dinilai tidak adil secara ekonomi.
- Secara teknis kuota hangus karena masa aktif habis yang membuat operator diuntungkan karena berkurangnya beban operasional penyediaan data.
- Wahyudi mendorong operator telekomunikasi menyediakan fitur rollover dan transparansi layanan agar sisa kuota konsumen dapat digunakan pada periode berikutnya.
Wahyudi juga mempertanyakan mengapa perbincangan mengenai skema kuota ini baru ramai dibahas belakangan ini dan terkesan minim sosialisasi dari pihak operator.
![Ilustrasi BTS. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/17/39259-ilustrasi-bts.jpg)
Padahal, transparansi mengenai ke mana perginya nilai ekonomi dari kuota yang hangus tersebut merupakan hak konsumen yang dilindungi.
Kedepannya, industri telekomunikasi diharapkan tidak hanya fokus pada perluasan jaringan, tetapi juga pada inovasi model bisnis yang lebih etis.
Tantangan bagi operator saat ini adalah bagaimana mendidik konsumen agar mampu memilih paket secara presisi sesuai kebutuhan, sekaligus menyediakan pilihan servis yang tidak merugikan secara finansial.