- Materi geometri sekolah membahas rumus luas dan keliling untuk berbagai jenis bangun datar.
- Artikel menjabarkan rumus luas serta keliling bangun datar dengan karakteristik berberda.
- Tersedia pula rangkuman rumus perhitungan luas serta keliling bangun datar agar lebih mudah dipahami.
Suara.com - Menguasai rumus bangun datar menjadi salah satu dasar penting dalam pelajaran matematika, khususnya materi geometri.
Pemahaman ini diperlukan untuk menyelesaikan berbagai soal tentang luas dan keliling bangun datar, baik dalam latihan sehari-hari maupun ujian sekolah.
Setiap bangun datar memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda. Karena itu, rumus yang digunakan untuk menghitung luas dan kelilingnya juga tidak sama.
Dengan mengenali ciri setiap bangun, proses menghitung luas dan keliling akan menjadi lebih mudah.
Rumus Bangun Datar
Berikut rangkuman rumus luas dan keliling bangun datar yang umum dipelajari di sekolah.
1. Persegi
Persegi merupakan bangun datar yang memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku. Karena seluruh sisinya sama panjang, luas dan keliling persegi dapat dihitung dengan rumus berikut:
L = s × s = s²
Keliling persegi:
K = 4 × s
Keterangan:
L = luas
K = keliling
s = panjang sisi
![Rangkuma rumus Bangun Datar. [Dibuat dengan AI/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/20/58605-rangkuma-rumus-bangun-datar.jpg)
2. Persegi Panjang
Persegi panjang memiliki empat sudut siku-siku dengan dua pasang sisi berhadapan yang sama panjang dan sejajar. Sisi yang lebih panjang disebut panjang, sedangkan sisi yang lebih pendek disebut lebar.
Luas persegi panjang:
L = p × l
Keliling persegi panjang:
K = 2 × (p + l)
Keterangan:
p = panjang
l = lebar
3. Segitiga
Segitiga merupakan bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Untuk menghitung luas segitiga, diperlukan informasi mengenai panjang alas dan tingginya.
Luas segitiga:
L = ½ × a × t
Keliling segitiga:
K = a + b + c
Keterangan:
a = panjang alas
b dan c = panjang sisi lainnya
t = tinggi segitiga
Perlu diingat, tinggi segitiga adalah jarak tegak lurus dari titik sudut ke sisi yang menjadi alas.
4. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang tidak memiliki sudut dan memiliki satu titik pusat. Jarak dari titik pusat ke titik mana pun pada garis lingkaran disebut jari-jari (r).
Luas lingkaran:
L = π × r²
Keliling lingkaran:
K = 2 × π × r
Keterangan:
L = luas
K = keliling
r = jari-jari
π = pi, yang dapat menggunakan 22/7 atau 3,14 sesuai kebutuhan soal
Jika yang diketahui adalah diameter (d), rumus keliling juga dapat ditulis:
K = π × d
dengan hubungan d = 2r.
5. Jajar Genjang
Jajar genjang memiliki dua pasang sisi berhadapan yang sejajar dan sama panjang. Luasnya ditentukan berdasarkan panjang alas dan tinggi tegak lurus terhadap alas.
Luas jajar genjang:
L = a × t
Keliling jajar genjang:
K = 2 × (a + b)
Keterangan:
a = panjang alas
b = panjang sisi lainnya
t = tinggi jajar genjang
Tinggi jajar genjang bukan panjang sisi miring, melainkan jarak tegak lurus antara dua sisi sejajar.
6. Belah Ketupat
Belah ketupat memiliki empat sisi sama panjang. Bangun ini juga mempunyai dua diagonal yang saling berpotongan.
Luas belah ketupat:
L = ½ × d × d
Keliling belah ketupat:
K = 4 × s
Keterangan:
d = panjang diagonal pertama
d = panjang diagonal kedua
s = panjang sisi
7. Layang-layang
Layang-layang merupakan segi empat yang memiliki dua pasang sisi berdekatan sama panjang. Seperti belah ketupat, luas layang-layang dapat dihitung menggunakan panjang kedua diagonalnya.
Luas layang-layang:
L = ½ × d × d
Keliling layang-layang:
K = 2 × (a + b)
Keterangan:
d dan d = panjang kedua diagonal
a dan b = panjang dua sisi yang berbeda
8. Trapesium
Trapesium adalah segi empat yang memiliki setidaknya satu pasang sisi berhadapan sejajar. Kedua sisi sejajar tersebut menjadi komponen utama dalam menghitung luas trapesium.
Luas trapesium:
L = ½ × (a + b) × t
Keliling trapesium:
K = a + b + c + d
Keterangan:
a dan b = panjang kedua sisi sejajar
c dan d = panjang dua sisi lainnya
t = tinggi trapesium
Tinggi trapesium merupakan jarak tegak lurus antara dua sisi yang sejajar.
Ringkasan Rumus Bangun Datar
Agar lebih mudah dihafalkan, berikut kumpulan rumus luas dan keliling bangun datar yang umum digunakan:
Persegi: L = s², K = 4s
Persegi panjang: L = p × l, K = 2(p + l)
Segitiga: L = ½ × a × t, K = a + b + c
Lingkaran: L = πr², K = 2πr
Jajar genjang: L = a × t, K = 2(a + b)
Belah ketupat: L = ½ × d × d, K = 4s
Layang-layang: L = ½ × d × d, K = 2(a + b)
Trapesium: L = ½ × (a + b) × t, K = a + b + c + d