- Siswa sekolah mempelajari delapan karakteristik makhluk hidup dalam pelajaran IPA untuk membedakannya dari benda mati.
- Karakteristik tersebut meliputi kemampuan bernapas, membutuhkan nutrisi, bergerak, tumbuh, berkembang biak, peka rangsangan, dan beradaptasi.
- Pemahaman materi ini membantu siswa mengenali organisme di lingkungan sekitar serta menjadi dasar topik IPA lanjutan.
Suara.com - Ciri-ciri makhluk hidup menjadi salah satu materi yang dipelajari siswa di sekolah, terutama dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Materi ini penting untuk membantu siswa membedakan makhluk hidup dengan benda mati di lingkungan sekitar.
Manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. Meskipun memiliki bentuk dan cara hidup yang berbeda, ketiganya mempunyai sejumlah ciri yang menunjukkan bahwa mereka merupakan makhluk hidup.
Lantas, apa saja ciri-ciri makhluk hidup? Simak penjelasan berikut.
Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Secara umum, makhluk hidup memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari benda mati. Berikut ciri-ciri makhluk hidup yang umum dipelajari dalam materi sekolah:
1. Bernapas
Makhluk hidup membutuhkan proses pernapasan untuk memperoleh energi yang diperlukan tubuh.
Manusia bernapas menggunakan paru-paru, sedangkan ikan menggunakan insang. Tumbuhan juga melakukan pertukaran gas melalui bagian tertentu, seperti stomata pada daun.
2. Membutuhkan makanan dan air
Makhluk hidup membutuhkan makanan dan air untuk bertahan hidup, tumbuh, serta melakukan berbagai aktivitas.
Manusia dan hewan memperoleh makanan dari sumber makanan di lingkungannya. Sementara itu, tumbuhan hijau dapat membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan bantuan cahaya matahari.
3. Bergerak
Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Manusia dapat berjalan, berlari, atau menggerakkan anggota tubuh. Hewan juga dapat berpindah tempat dengan cara berjalan, berenang, terbang, atau merayap.
Tumbuhan memang tidak berpindah tempat seperti manusia dan hewan, tetapi tetap dapat melakukan gerakan. Contohnya, batang dan daun tumbuhan dapat bergerak atau tumbuh menuju sumber cahaya.
4. Tumbuh dan berkembang
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya ukuran tubuh, seperti tinggi dan berat badan. Sementara itu, perkembangan berkaitan dengan perubahan kemampuan atau fungsi tubuh.
Contohnya, bayi tumbuh menjadi anak-anak, kemudian menjadi remaja dan orang dewasa.
5. Berkembang biak
Makhluk hidup berkembang biak untuk menghasilkan keturunan dan mempertahankan kelangsungan jenisnya.
Manusia dan sebagian besar hewan berkembang biak secara generatif. Tumbuhan dapat berkembang biak secara generatif maupun vegetatif, tergantung jenis tumbuhannya.
6. Peka terhadap rangsangan
Makhluk hidup mampu memberikan respons terhadap rangsangan dari lingkungan.
Manusia, misalnya, dapat menarik tangan ketika menyentuh benda panas. Hewan juga dapat merespons suara, cahaya, sentuhan, atau perubahan lingkungan.
Pada tumbuhan, salah satu contohnya adalah daun putri malu yang mengatup ketika disentuh.
7. Mengeluarkan zat sisa
Makhluk hidup menghasilkan zat sisa dari proses metabolisme yang harus dikeluarkan dari tubuh.
Manusia mengeluarkan karbon dioksida ketika bernapas, keringat melalui kulit, serta urine melalui sistem ekskresi. Tumbuhan juga mengeluarkan zat sisa melalui proses pertukaran gas dan mekanisme lainnya.
8. Beradaptasi dengan lingkungan
Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya. Kemampuan ini disebut adaptasi.
Contohnya, unta memiliki sejumlah bentuk adaptasi yang membantunya hidup di lingkungan gurun. Tumbuhan kaktus juga memiliki struktur tubuh yang membantu mengurangi kehilangan air di lingkungan yang kering.
Contoh Makhluk Hidup di Sekitar Kita
Makhluk hidup dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Manusia, kucing, ayam, ikan, pohon, rumput, dan berbagai jenis tanaman merupakan contoh makhluk hidup.
Masing-masing memiliki ciri yang sama secara umum, tetapi cara menjalankan fungsi hidupnya dapat berbeda.
Sebagai contoh, manusia dan ikan sama-sama bernapas, tetapi organ pernapasannya berbeda. Begitu pula tumbuhan yang membutuhkan air dan melakukan pertukaran gas meskipun tidak bernapas dengan organ seperti manusia.
Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati
Untuk memahami ciri-ciri makhluk hidup, siswa juga perlu mengetahui perbedaannya dengan benda mati.
Makhluk hidup dapat bernapas, membutuhkan makanan dan air, tumbuh, berkembang biak, bergerak, merespons rangsangan, mengeluarkan zat sisa, serta beradaptasi.
Sementara itu, benda mati seperti meja, batu, buku, dan kursi tidak menjalankan proses kehidupan tersebut secara mandiri.
Meski demikian, beberapa benda mati dapat bergerak jika mendapatkan gaya dari luar. Misalnya, bola dapat bergerak ketika ditendang. Gerakan tersebut berbeda dengan gerakan makhluk hidup karena tidak berasal dari proses kehidupan organisme.
Memahami ciri-ciri tersebut dapat membantu siswa mengenali dan membedakan makhluk hidup dengan benda mati yang ada di lingkungan sekitar. Materi ini juga menjadi dasar untuk mempelajari berbagai topik IPA lainnya, seperti sistem organ, ekosistem, pertumbuhan, dan perkembangbiakan.