Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini

Yasinta Rahmawati

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:41 WIB
Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini
Ilustrasi luar angkasa. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Bunyi merupakan gelombang mekanik yang memerlukan zat padat, cair, atau gas sebagai medium perantara untuk merambat.
  • Ruang hampa di luar angkasa tidak memiliki partikel materi yang cukup untuk meneruskan getaran bunyi dari sumber.
  • Gelombang elektromagnetik seperti radio berbeda dari bunyi karena dapat merambat melalui ruang hampa tanpa memerlukan medium.

Suara.com - Pernahkah kamu melihat adegan film luar angkasa yang menampilkan ledakan pesawat atau tabrakan asteroid dengan suara keras? Jika mengikuti hukum fisika, sebenarnya bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa udara seperti luar angkasa.

Lantas, mengapa bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa udara?

Jawabannya berkaitan dengan cara bunyi bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Bunyi membutuhkan zat atau medium sebagai perantara untuk merambat.

Tanpa adanya medium, getaran yang menghasilkan bunyi tidak dapat diteruskan. Agar lebih mudah dipahami, simak penjelasannya berikut ini.

Bunyi adalah Gelombang Mekanik

Bunyi merupakan gelombang mekanik yang berasal dari getaran suatu benda. Ketika sebuah benda bergetar, getaran tersebut akan mendorong dan menarik partikel-partikel di sekitarnya.

Partikel kemudian meneruskan energi getaran kepada partikel lain hingga akhirnya mencapai telinga manusia.

Medium yang digunakan bunyi untuk merambat dapat berupa zat padat, cair, maupun gas. Misalnya, ketika seseorang berbicara, pita suara menghasilkan getaran yang diteruskan melalui partikel udara hingga suara tersebut sampai ke telinga orang lain.

Hal yang sama juga terjadi saat kamu mendengar suara dari dalam air atau ketika mengetuk dinding. Pada zat cair dan padat, partikel-partikelnya bahkan tersusun lebih rapat dibandingkan gas sehingga getaran bunyi dapat diteruskan dengan cara yang berbeda.

baca juga

Karena itu, bunyi tidak hanya bisa merambat melalui udara. Namun, bunyi tetap membutuhkan adanya partikel atau materi yang dapat membawa getaran tersebut.

Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara?

Ruang hampa adalah kondisi yang memiliki sangat sedikit atau hampir tidak memiliki partikel materi. Karena tidak ada partikel yang cukup untuk saling meneruskan getaran, energi bunyi tidak dapat berpindah dari sumber ke pendengar.

Inilah alasan bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa udara. Bayangkan bunyi seperti pesan yang disampaikan secara berantai.

Jika tidak ada orang yang berdiri di antara pengirim dan penerima untuk meneruskan pesan tersebut, pesan tidak akan sampai. Begitu pula dengan bunyi yang memerlukan partikel sebagai “penghubung” untuk membawa getaran.

Contohnya dapat ditemukan di luar angkasa yang sebagian besar merupakan ruang hampa.

Jika terjadi ledakan di luar pesawat ruang angkasa, seorang astronaut tidak akan mendengar suara ledakan tersebut secara langsung melalui ruang angkasa. Getaran bunyi tidak memiliki medium untuk merambat menuju astronaut.

Namun, astronaut masih dapat berkomunikasi menggunakan radio. Hal ini karena gelombang radio termasuk gelombang elektromagnetik yang tidak memerlukan medium untuk merambat dan dapat bergerak melalui ruang hampa.

Perbedaan Bunyi dan Gelombang Elektromagnetik

Memahami perbedaan jenis gelombang dapat membantu menjelaskan mengapa bunyi tidak dapat terdengar di ruang hampa.

Bunyi termasuk gelombang mekanik, sehingga keberadaannya bergantung pada medium seperti udara, air, atau benda padat.

Sementara itu, cahaya, gelombang radio, dan sinar-X termasuk gelombang elektromagnetik. Gelombang jenis ini tidak membutuhkan partikel sebagai perantara sehingga tetap dapat merambat di ruang hampa.

Jadi, bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa udara karena tidak ada medium atau partikel yang dapat meneruskan getaran.

Semakin mudah kita memahami cara kerja gelombang bunyi, semakin jelas pula alasan mengapa luar angkasa yang dipenuhi ruang hampa terasa sunyi, meskipun berbagai peristiwa besar bisa saja terjadi di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Pengertian Bangun Ruang dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengenal Pengertian Bangun Ruang dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:20 WIB

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:38 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×