- Lingkaran memiliki unsur penting seperti jari-jari, diameter, dan keliling yang banyak digunakan dalam perhitungan matematika sehari-hari.
- Jari-jari merupakan jarak dari pusat ke garis lingkaran, sedangkan keliling adalah panjang garis yang mengelilinginya.
- Jika yang diketahui adalah keliling, jari-jari tetap dapat dicari menggunakan rumus keliling lingkaran, lengkap dengan cara menghitung dan contoh soal.
Suara.com - Lingkaran merupakan salah satu bangun datar yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada roda, jam dinding, dan piring.
Dalam pelajaran matematika, lingkaran memiliki beberapa unsur penting, seperti jari-jari, diameter, dan keliling.
Jari-jari merupakan jarak dari titik pusat lingkaran ke titik mana pun pada garis lingkaran. Sementara itu, keliling adalah panjang garis yang mengelilingi lingkaran.
Menentukan jari-jari biasanya cukup mudah jika diameter sudah diketahui, karena jari-jari merupakan setengah dari diameter. Namun, bagaimana jika yang diketahui dalam soal justru keliling lingkaran?
Tidak perlu bingung karena jari-jari tetap bisa dicari menggunakan rumus keliling lingkaran. Berikut rumus, cara menghitung, dan contoh soal yang bisa membantu memahami cara mencari jari-jari jika diketahui kelilingnya.
Cara Mencari Jari-Jari Lingkaran Jika Diketahui Kelilingnya
![Ilustras belajar rumus lingkaran. [Dok Suara.com/AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/23/17348-rumus-lingkaran.jpg)
Rumus Mencari Jari-Jari
Rumus umum keliling lingkaran adalah:
K = 2 × π × r
Keterangan:
K = keliling lingkaran
π = nilai phi, yaitu 22/7 atau 3,14
r = jari-jari lingkaran
Jika yang diketahui adalah keliling dan yang dicari jari-jari, rumus tersebut dapat diubah menjadi:
r = K ÷ (2 × π)
Rumus ini kemudian bisa dibuat lebih sederhana berdasarkan nilai π yang digunakan dalam soal.
Cara Menghitung Jari-Jari Jika Keliling Diketahui
Ada dua nilai π yang umum digunakan, yaitu 22/7 dan 3,14. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan angka yang terdapat pada soal agar perhitungannya lebih mudah.
Jika menggunakan π = 22/7:
r = K ÷ (2 × 22/7)
Rumus tersebut dapat disederhanakan menjadi:
r = (7 × K) ÷ 44
Jika menggunakan π = 3,14:
r = K ÷ (2 × 3,14)
Sehingga menjadi:
r = K ÷ 6,28
Rumus sederhana tersebut juga digunakan dalam contoh perhitungan untuk memudahkan mencari jari-jari dari keliling yang sudah diketahui.

Contoh Menghitung Jari-Jari dengan π = 22/7
Soal:
Sebuah lingkaran memiliki keliling 88 cm. Berapakah panjang jari-jarinya?
Penyelesaian:
Diketahui:
K = 88 cm
Karena kelilingnya berupa bilangan bulat yang mudah dibagi dengan 22, kita dapat menggunakan:
π = 22/7
Gunakan rumus:
r = (7 × K) ÷ 44
Masukkan nilai keliling:
r = (7 × 88) ÷ 44
r = 616 ÷ 44
r = 14 cm
Jadi, jari-jari lingkaran tersebut adalah 14 cm. Contoh dengan keliling 88 cm dan hasil jari-jari 14 cm juga digunakan dalam sumber rujukan.
Contoh Menghitung Jari-Jari dengan π = 3,14
Soal:
Sebuah lingkaran memiliki keliling 94,2 cm. Berapakah panjang jari-jarinya?
Penyelesaian:
Diketahui:
K = 94,2 cm
Karena kelilingnya berupa bilangan desimal, kita dapat menggunakan:
π = 3,14
Gunakan rumus:
r = K ÷ 6,28
Masukkan nilai keliling:
r = 94,2 ÷ 6,28
r = 15 cm
Jadi, jari-jari lingkaran tersebut adalah 15 cm. Perhitungan dengan keliling 94,2 cm dan π = 3,14 menghasilkan jari-jari 15 cm.
Cara Mudah Mengingat Rumusnya
Agar lebih mudah diingat, cukup perhatikan nilai π yang digunakan dalam soal. Jika menggunakan π = 22/7, rumus sederhananya adalah r = (7 × K) ÷ 44, sedangkan jika menggunakan π = 3,14, rumusnya adalah r = K ÷ 6,28.
Jadi, langkahnya adalah lihat keliling → tentukan nilai π → masukkan ke rumus → hitung hasilnya. Dengan mengikuti urutan tersebut, mencari jari-jari lingkaran dari keliling akan menjadi lebih mudah.
Sebagai kesimpulan, jari-jari lingkaran dapat dicari dari keliling dengan menggunakan rumus dasar K = 2 × π × r.
Setelah rumus diubah, cara sederhananya menjadi r = (7 × K) ÷ 44 jika menggunakan π = 22/7 atau r = K ÷ 6,28 jika menggunakan π = 3,14.