- Fluffy dan LRT Jakarta mengadakan acara "Next Stop: Born To Shine Day" di Stasiun LRT Velodrome pada Sabtu (22/8/2026).
- Sepuluh anak memperagakan koleksi Fluffy Denim dalam acara tersebut guna membangun rasa percaya diri mereka di depan umum.
- Rangkaian kegiatan kreatif seperti lomba mewarnai dan kompetisi fashion show turut diadakan untuk mengembangkan potensi anak.
Suara.com - Dunia fashion anak kini semakin berwarna. Jika dahulu pilihan busana si kecil cenderung terbatas pada pakaian yang mengutamakan kenyamanan, kini anak-anak juga memiliki ruang lebih luas untuk mengekspresikan karakter melalui gaya berpakaian.
Salah satu material yang tetap diminati dan mudah dipadupadankan adalah denim. Tak hanya identik dengan gaya kasual, denim kini hadir dalam beragam siluet dan desain yang memungkinkan anak tampil lebih ekspresif.
Mulai dari jeans, jaket, hingga berbagai padu padan bernuansa denim, semuanya dapat menjadi bagian dari cara anak mengenali sekaligus menunjukkan kepribadiannya.
Semangat inilah yang turut terlihat dalam acara “Next Stop: Born To Shine Day”, hasil kolaborasi Fluffy dan LRT Jakarta di area Stasiun LRT Velodrome, Sabtu (22/8/2026).
Ruang transportasi publik tersebut disulap menjadi arena kreativitas bagi anak-anak untuk mencoba pengalaman baru, mulai dari menaiki LRT hingga tampil di hadapan banyak orang.
Brand Representative Fluffy, Aulia, mengatakan kegiatan tersebut dihadirkan untuk memberi ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan minat dan potensi mereka sejak dini.
“Acara ini kami hadirkan sebagai wadah untuk mendukung passion serta mengembangkan potensi si kecil. Hal ini sejalan dengan misi kami bahwa setiap anak terlahir untuk bersinar,” ujar Aulia.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah trunk show koleksi Fluffy Denim, termasuk Fluffy Jeans dan Fluffy Denim Vol. 4. Sebanyak 10 anak yang bukan model profesional diberi kesempatan melangkah di panggung dan memperagakan koleksi tersebut.
Pengalaman itu menjadi lebih dari sekadar peragaan busana. Bagi anak-anak, panggung dapat menjadi tempat belajar mengatasi rasa malu, mengenal kemampuan diri, hingga membangun kepercayaan diri.
Fashion pun menjadi salah satu medium yang memungkinkan mereka tampil sesuai karakter masing-masing. Denim dipilih sebagai salah satu pilihan gaya yang dekat dengan aktivitas anak.
Material ini memiliki kesan kasual dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian, sehingga anak dapat tampil santai tanpa kehilangan sentuhan stylish. Variasi desain denim yang semakin berkembang juga membuka banyak kemungkinan bagi anak untuk bereksperimen.
Selain trunk show, suasana kreativitas juga terasa melalui lomba mewarnai yang diikuti sekitar 100 anak serta kompetisi fashion show kategori solo dan Mom & Kids yang melibatkan sekitar 50 peserta.
Anak-anak tidak hanya tampil mengenakan busana, tetapi juga belajar mengekspresikan diri dengan cara yang menyenangkan. Melalui kegiatan seperti ini, fashion anak tak lagi sekadar berbicara mengenai tren atau pakaian yang dikenakan.
Ada ruang untuk keberanian, kreativitas, dan proses tumbuh di balik setiap penampilan. Ketika anak diberi kesempatan untuk mencoba, tampil, dan berekspresi, mereka dapat menemukan caranya sendiri untuk bersinar, termasuk lewat gaya yang nyaman dan sesuai dengan diri mereka.