- Pegawai Kementerian PU membongkar dugaan pemborosan anggaran perjalanan dinas Menteri Dody Hanggodo menggunakan jet pribadi.
- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar unjuk rasa di Gedung DPR RI untuk menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset.
- Menteri PU Dody Hanggodo menuai kontroversi luas akibat pernyataan tidak sensitif dan rencana perjalanan dinas keluarga.
Suara.com - Masyarakat kembali digegerkan oleh isu seputar perjalanan dinas mewah pejabat negara. Kali ini, sorotan tajam mengarah kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.
Jagat media sosial mendadak ramai setelah seorang warganet yang mengaku sebagai pegawai di Kementerian PU membongkar kebiasaan dinas sang menteri yang dinilai memboroskan anggaran negara.
Viral Curhatan Netizen Mengaku Pegawai PU Bongkar Kebiasaan Dinas Menteri
Melalui akun Instagram @julia_4j, netizen tersebut mengungkapkan kegelisahannya di ruang publik.
Ia mempertanyakan besarnya anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang digeser demi membiayai perjalanan dinas Dody Hanggodo.
Sebagai informasi, DIPA adalah dokumen rencana keuangan resmi pemerintah yang menjadi acuan pengeluaran uang negara di setiap lembaga.
Dalam unggahannya, ia menulis kegundahannya mengenai pergeseran dana yang diduga mencapai puluhan miliar rupiah.
Tidak hanya itu, akun tersebut juga melampirkan riwayat penerbangan jet pribadi (private jet) bernomor PK-CAA yang diduga digunakan oleh Menteri PU untuk terbang ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti Labuan Bajo, Maumere, dan Ende.
Penerbangan jet pribadi tersebut diperkirakan memakan biaya sewa yang sangat fantastis, yakni sekitar 5.000 hingga 8.000 dolar AS (sekitar Rp89,29 juta hingga Rp142,86 juta) per penerbangan.
Gandeng Mas Botok dan AMPB untuk Unjuk Rasa di Senayan
Melihat situasi yang dinilainya meresahkan di tengah ramainya program efisiensi pemerintah, akun @julia_4j mengajak publik untuk bersuara bersama Supriyono alias Mas Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
"Kaka Juli doang nih dibiarin speak up sendirian? Aku lapor ke mas Botok aja nih?" tulisnya sembari menandai akun perjuangan warga Pati.
Sebagai informasi, istilah speak up sendiri berarti keberanian menyuarakan kebenaran atau menyampaikan kritik secara terbuka di depan umum agar didengar khalayak luas.
Kebetulan, Mas Botok dan massa AMPB memang tengah bersiap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI Jakarta pada 27 Agustus 2026.
Massa dari Pati tersebut membawa tuntutan utama berupa desakan pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi para pelaku korupsi.
Hubungan antara keresahan internal anggaran PU dan gerakan unjuk rasa masyarakat Pati ini pun langsung memicu gelombang dukungan luas dari publik yang mulai risau.
Celetukan Pedas Warganet: Soroti Jet Pribadi dan Pajak Rakyat

Berbagai celetukan pedas dari warganet langsung membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.