AI hingga Kedaulatan Digital, Ini 4 Faktor yang Bakal Mengubah Industri Seluler Asia Pasifik

Dythia Novianty

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:56 WIB
AI hingga Kedaulatan Digital, Ini 4 Faktor yang Bakal Mengubah Industri Seluler Asia Pasifik
Ilustrasi Smartphone. [Pixabay]
baca 10 detik
  • GSMA memproyeksikan sektor seluler Asia Pasifik berkontribusi 1,4 triliun dolar AS pada tahun 2030.
  • Operator seluler memperluas layanan ke infrastruktur AI, cloud, dan IoT untuk meningkatkan produktivitas kawasan.
  • GSMA mencatat adopsi 5G mencapai 1,5 miliar koneksi, meski 700 juta orang dewasa belum berinternet.

Suara.com - Industri seluler Asia Pasifik memasuki fase baru. Perannya tak lagi sebatas menyediakan koneksi internet, tetapi mulai menjadi fondasi bagi perkembangan AI, cloud, IoT, keamanan digital, hingga infrastruktur ekonomi digital.

Laporan terbaru GSMA, Mobile Economy Asia Pacific 2026, memproyeksikan teknologi dan layanan seluler akan memberikan kontribusi 1,4 triliun dolar AS atau sekitar Rp23 ribu triliun terhadap perekonomian Asia Pasifik pada 2030.

Angka tersebut naik sekitar 40 persen dibandingkan kontribusi sekitar 1 triliun dolar AS saat ini, sebagaimana mengurip dari keterangan resminya, Kamis (27/8/2026).

Namun, pertumbuhan tersebut tidak hanya ditentukan oleh seberapa luas jaringan dibangun. Ada empat faktor utama yang dinilai bakal membentuk wajah baru industri seluler di kawasan.

1. AI Mengubah Peran Operator Seluler

Kecerdasan buatan atau AI menjadi salah satu pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi digital Asia Pasifik.

Teknologi 5G, AI, dan Internet of Things (IoT) diperkirakan meningkatkan produktivitas, terutama di sektor manufaktur dan jasa. Kedua sektor tersebut bahkan diproyeksikan menyumbang lebih dari separuh manfaat ekonomi yang dihasilkan teknologi seluler canggih.

Perubahan ini juga membuat operator seluler mulai bergerak lebih jauh. Mereka tidak lagi hanya menjual konektivitas, tetapi ikut masuk ke infrastruktur AI, layanan cloud, dan solusi digital untuk perusahaan.

Dengan kata lain, jaringan seluler mulai menjadi bagian dari mesin komputasi dan ekosistem AI yang lebih besar.

baca juga

2. Kepercayaan Digital Jadi Taruhan

Semakin banyak aktivitas berpindah ke ruang digital, semakin besar pula risiko penipuan dan serangan siber.

GSMA mencatat persentase konsumen di ASEAN yang mengaku pernah menjadi korban penipuan meningkat dari 31 persen pada 2024 menjadi 45 persen pada 2025.

Kondisi tersebut membuat keamanan digital bukan lagi sekadar fitur tambahan. Operator dituntut memperkuat sistem keamanan, pencegahan penipuan, sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah dan sektor lain untuk melindungi pengguna.

Sebab, pertumbuhan ekonomi digital akan sulit berkelanjutan jika masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap layanan yang mereka gunakan.

3. Kedaulatan Digital Mulai Jadi Prioritas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total

Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum

5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:51 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Kondisi Terbaru Tukul Arwana Bikin Haru, Ganjar Pranowo: Genggamannya Makin Kencang

Kondisi Terbaru Tukul Arwana Bikin Haru, Ganjar Pranowo: Genggamannya Makin Kencang

Entertainment | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Saham BBRI Ambles Dihargai Rp2.460, Ramai-ramai Analis Ramal Potensi Kenaikan 56 Persen

Saham BBRI Ambles Dihargai Rp2.460, Ramai-ramai Analis Ramal Potensi Kenaikan 56 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Liga Indonesia Bikin Emil Audero Penasaran, Pilih Persib atau Persija?

Liga Indonesia Bikin Emil Audero Penasaran, Pilih Persib atau Persija?

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Manga Komedi Happy Kanako's Killer Life Diadaptasi Anime, Tayang April 2027

Manga Komedi Happy Kanako's Killer Life Diadaptasi Anime, Tayang April 2027

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Belum Punya Smartwatch? Ini Cara Akurat Menghitung Pace Lari untuk Pemula

Belum Punya Smartwatch? Ini Cara Akurat Menghitung Pace Lari untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Menghabiskan Uang Demi Bisa Bahagia: Batasan Logis Hedonisme dan Self-Care

Menghabiskan Uang Demi Bisa Bahagia: Batasan Logis Hedonisme dan Self-Care

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sudah Bertahun-tahun Jalani Cuci Darah

Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sudah Bertahun-tahun Jalani Cuci Darah

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Biaya Pengiriman Minyak Dunia Melonjak, Tanda-tanda Kenaikan Harga BBM Lagi?

Biaya Pengiriman Minyak Dunia Melonjak, Tanda-tanda Kenaikan Harga BBM Lagi?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:34 WIB

×