- Kemenkomdigi dan Indosat meresmikan Garuda Spark Innovation Hub di Jayapura pada tahun 2025.
- Fasilitas tersebut bertujuan menghubungkan talenta lokal Papua dengan pembinaan dan jejaring teknologi nasional.
- Kehadiran pusat inovasi ini diharapkan mampu melahirkan solusi digital produktif langsung dari wilayah Indonesia Timur.
“Teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk mempelajari dan menggunakannya secara produktif,” kata Reski Damayanti, Director and Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
![Komdigi dan Indosat menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH). [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/28/97205-garuda-spark-innovation-hub-gsih.jpg)
Reski menambahkan, melalui GSIH dan Indosat Game Center, Indosat ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Papua untuk belajar, mengembangkan keterampilan, berkolaborasi, dan menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dari Papua ke Ekosistem Digital Nasional
Kehadiran GSIH juga memperluas fungsi Indosat AI Experience Center Jayapura yang telah beroperasi sejak Mei 2025. AIEC tersebut menjadi AI Experience Center kedua Indosat di Indonesia.
Dengan tambahan GSIH dan Game Center, fasilitas tersebut kini tidak hanya menjadi ruang untuk mengenalkan teknologi AI, tetapi juga tempat bertemunya talenta, komunitas, dan peluang di industri digital.
Tantangannya kini adalah memastikan ruang tersebut menghasilkan dampak nyata. Talenta yang lahir dari Papua perlu memiliki akses terhadap pelatihan, jejaring industri, proyek teknologi, hingga peluang ekonomi digital.
Jika ekosistem tersebut berjalan konsisten, GSIH dapat menjadi lebih dari sekadar fasilitas baru.
Jayapura berpeluang menjadi salah satu titik pengembangan talenta digital Indonesia Timur, sekaligus membuktikan bahwa inovasi teknologi tidak harus selalu lahir dari Jakarta atau kota-kota besar.