- Siswa harus mengenali karakteristik bangun ruang tiga dimensi sebelum menghitung kapasitas ruang menggunakan satuan kubik.
- Artikel menjabarkan rumus volume dan contoh perhitungan untuk kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola.
- Siswa disarankan menyamakan satuan ukuran dan memahami bagian bangun ruang sebelum mengerjakan perhitungan volume.
Suara.com - Bangun ruang merupakan bentuk tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi atau ukuran tertentu.
Setiap bangun ruang memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda, sehingga rumus untuk menghitung volumenya juga tidak sama.
Volume menunjukkan seberapa besar ruang yang dapat ditempati atau diisi oleh suatu benda.
Satuan volume biasanya menggunakan kubik. Agar tidak salah menghitung, siswa perlu mengenali bentuk bangun ruang terlebih dahulu sebelum memilih rumus yang tepat.
Berikut daftar rumus volume beberapa bangun ruang yang umum dipelajari di sekolah.
1. Kubus
Kubus memiliki enam sisi berbentuk persegi yang sama besar. Semua rusuknya memiliki panjang yang sama.
Rumus:
V = s × s × s = s³
Keterangan:
V = volume
s = panjang rusuk
Contoh soal:
Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 6 cm. Berapa volumenya?
Jawab:
V = 6 × 6 × 6
V = 216 cm³
2. Balok
Balok memiliki tiga ukuran utama, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.
Rumus:
V = p × l × t
Keterangan:
p = panjang
l = lebar
t = tinggi
Contoh soal:
Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 4 cm. Hitung volumenya!
Jawab:
V = 10 × 5 × 4
V = 200 cm³
3. Prisma
Prisma memiliki dua sisi yang bentuk dan ukurannya sama. Rumus volumenya dapat ditentukan berdasarkan luas alas.
Rumus:
V = luas alas × tinggi prisma
Keterangan:
V = volume prisma
luas alas = luas bidang yang menjadi alas prisma, sesuai dengan bentuk alasnya
tinggi prisma = jarak antara dua bidang alas yang sejajar
Jika alas prisma berbentuk segitiga, maka luas alas dihitung dengan rumus ½ × alas × tinggi segitiga, kemudian hasilnya dikalikan dengan tinggi prisma.
Contoh soal:
Sebuah prisma memiliki luas alas 30 cm² dan tinggi 8 cm. Berapa volumenya?
Jawab:
V = 30 × 8
V = 240 cm³
4. Limas
Limas memiliki satu alas dan beberapa sisi tegak yang bertemu pada satu titik puncak.
Rumus:
V = 1/3 × luas alas × tinggi
Contoh soal:
Sebuah limas memiliki luas alas 60 cm² dan tinggi 9 cm. Berapa volumenya?
Jawab:
V = 1/3 × 60 × 9
V = 180 cm³
5. Tabung
Tabung memiliki dua alas berbentuk lingkaran dan satu sisi lengkung.
Rumus:
V = π (phi) × r² × t
Keterangan:
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari
t = tinggi
Contoh soal:
Sebuah tabung memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 10 cm. Hitung volumenya!
Jawab:
V = 22/7 × 7² × 10
V = 1.540 cm³
6. Kerucut
Kerucut memiliki satu alas berbentuk lingkaran dan satu titik puncak.
Rumus:
V = 1/3 × π × r² × t
Contoh soal:
Kerucut memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 12 cm. Berapa volumenya?
Jawab:
V = 1/3 × 22/7 × 7² × 12
V = 616 cm³
7. Bola
Bola merupakan bangun ruang yang seluruh permukaannya melengkung dan memiliki satu titik pusat.
Rumus:
V = 4/3 × π × r³
Contoh soal:
Sebuah bola memiliki jari-jari 3 cm. Hitung volumenya!
Jawab:
V = 4/3 × 3,14 × 3³
V = 4/3 × 3,14 × 27
V = 113,04 cm³
Tips Menghitung Volume
Sebelum mengerjakan soal, pastikan semua ukuran menggunakan satuan yang sama.
Perhatikan juga apakah soal memberikan diameter atau jari-jari, terutama pada tabung, kerucut, dan bola.
Jika yang diketahui adalah diameter, bagi dua terlebih dahulu untuk mendapatkan jari-jari.
Jangan hanya menghafalkan rumus, tetapi pahami juga bagian-bagian bangun ruang yang digunakan dalam perhitungannya.