- PT Global Astha Niaga membuka hello Store baru di Grand Indonesia Jakarta pada September 2026 sebagai gerai ke-43.
- Gerai baru ini berfungsi sebagai ruang edukasi, uji coba perangkat, dan layanan purnajual langsung bagi konsumen.
- Ekspansi toko fisik mengintegrasikan layanan belanja online dan offline guna memperkuat pengalaman konsumen dalam membeli produk Apple.
Suara.com - Membeli gadget kini tidak selalu membutuhkan kunjungan ke toko. Harga bisa dibandingkan dalam hitungan detik, spesifikasi tersedia lengkap di internet, sementara transaksi hingga pengiriman dapat dilakukan dari rumah.
Lalu, mengapa toko fisik produk Apple masih terus diperbanyak? Pertanyaan itu menjadi menarik ketika hello Store, Apple Authorized Reseller yang dioperasikan PT Global Astha Niaga (PT GAN), membuka gerai baru di Grand Indonesia, Jakarta.
Per akhir Juni 2026, jaringan hello Store telah mencapai 43 gerai di Indonesia. Bagi ritel teknologi, penambahan toko di tengah pertumbuhan belanja online menunjukkan bahwa fungsi toko fisik mulai bergeser.
Toko tidak lagi hanya menjadi tempat mengambil barang, tetapi juga menjadi ruang untuk mencoba, bertanya, belajar, dan memastikan pilihan sebelum membeli.
Spesifikasi Bisa Dicari, Pengalaman Sulit Digantikan
Informasi mengenai iPhone, iPad, Mac, atau produk Apple lainnya relatif mudah ditemukan secara online. Konsumen bisa melihat spesifikasi dan membandingkan harga tanpa harus mendatangi gerai.
Namun, ada hal yang tidak bisa sepenuhnya diberikan halaman produk, yakni kesempatan mencoba perangkat secara langsung.
Di hello Store Grand Indonesia, konsumen dapat mengeksplorasi produk Apple sebelum membeli sekaligus mendapatkan pendampingan dari tim frontliner.
Pendampingan tersebut mencakup demonstrasi produk, unboxing, setup awal, pemindahan data, hingga edukasi mengenai fitur perangkat.
Hal ini menjadi penting karena tidak semua pembeli memiliki tingkat pemahaman teknologi yang sama. Bagi sebagian konsumen, keputusan membeli perangkat bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga apakah perangkat tersebut sesuai dengan kebutuhan dan seberapa mudah digunakan.
Toko Mulai Berfungsi seperti Ruang Belajar
Perubahan fungsi toko juga terlihat dari kegiatan yang disiapkan hello Store. Melalui program Ruang Kelas, gerai digunakan sebagai tempat konsumen belajar memaksimalkan perangkat yang mereka gunakan.
Dalam rangka pembukaan gerai Grand Indonesia, misalnya, akan digelar workshop ilustrasi digital menggunakan iPad dan Apple Pencil bersama ilustrator Mandy CJ pada 26 September. Sehari berikutnya, 27 September, ada workshop pembuatan konten menggunakan MacBook bersama content creator Brillian Fai.
Model seperti ini menunjukkan bahwa setelah transaksi selesai, hubungan antara konsumen dan perangkat belum tentu berakhir.
Ada kebutuhan untuk memahami fitur, menemukan cara penggunaan baru, hingga mengembangkan kemampuan menggunakan perangkat tersebut untuk bekerja dan berkarya.