- Stylus pen aktif menggunakan komponen elektronik untuk memberikan akurasi tinggi serta fitur lengkap pada tablet yang mendukung.
- Stylus pen pasif bekerja menyerupai sentuhan jari, memiliki fitur sederhana, dan kompatibel dengan berbagai layar sentuh tanpa baterai.
- Pemilihan jenis stylus pen disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari navigasi sederhana hingga pekerjaan detail.
Suara.com - Stylus pen dapat membuat penggunaan tablet Android terasa lebih praktis, terutama untuk menulis catatan, menggambar, hingga mengedit dokumen.
Namun, tidak semua stylus bekerja dengan cara yang sama. Secara umum, terdapat stylus pen aktif dan pasif yang memiliki perbedaan dari cara kerja, tingkat akurasi, fitur, hingga kompatibilitasnya.
Lantas, apa perbedaan fitur stylus pen aktif dan pasif pada tablet Android? Berikut penjelasannya agar kamu tidak salah memilih.
1. Cara kerja stylus pen aktif dan pasif
Stylus aktif memiliki komponen elektronik yang memungkinkan pena berkomunikasi dengan sistem digitizer pada tablet yang kompatibel.
Karena itu, stylus aktif dapat memberikan informasi tambahan seperti tekanan atau kemiringan pena, tergantung teknologi yang digunakan tablet.
Beberapa stylus aktif menggunakan baterai atau perlu diisi ulang, tetapi ada pula teknologi tertentu seperti Wacom EMR yang dapat memperoleh daya dari digitizer sehingga tidak membutuhkan pengisian untuk penggunaan dasarnya.
Sementara itu, stylus pasif bekerja seperti jari pengguna. Ujung pena biasanya terbuat dari material konduktif yang dapat dikenali oleh layar sentuh kapasitif.
Stylus jenis ini tidak memiliki komponen elektronik sehingga tidak membutuhkan baterai maupun proses pairing.
2. Akurasi: stylus aktif lebih presisi
Perbedaan stylus pen aktif dan pasif juga terlihat dari tingkat akurasinya. Stylus aktif umumnya menawarkan kontrol yang lebih presisi karena tablet dapat mengenali input pena secara khusus.
Kemampuan tersebut berguna ketika digunakan untuk membuat catatan tulisan tangan, menggambar, membuat sketsa, atau mengedit bagian tertentu pada layar.
Android sendiri mendukung fitur stylus seperti sensitivitas tekanan dan deteksi kemiringan pada perangkat serta aplikasi yang kompatibel.
Sebaliknya, stylus pasif hanya memberikan input seperti sentuhan jari. Ujung pena yang lebih besar juga membuatnya kurang ideal untuk pekerjaan yang membutuhkan detail tinggi.
3. Fitur utama yang ditawarkan
Stylus aktif memiliki fitur yang jauh lebih beragam. Pada perangkat yang mendukungnya, pengguna dapat menemukan pressure sensitivity, palm rejection, tilt detection, hover, tombol pintasan, hingga fungsi penghapus.
Namun, tidak semua stylus aktif memiliki seluruh fitur tersebut karena bergantung pada teknologi dan kompatibilitas perangkat.
Pressure sensitivity memungkinkan ketebalan atau karakter goresan berubah berdasarkan tekanan. Sementara itu, palm rejection membantu tablet mengabaikan sentuhan telapak tangan ketika pengguna sedang menulis atau menggambar.
Stylus pasif memiliki fitur yang jauh lebih sederhana. Fungsinya terutama untuk mengetuk, menggeser layar, membuat coretan sederhana, atau navigasi tanpa harus menyentuh layar menggunakan jari.
4. Kompatibilitas dengan tablet Android
Stylus pasif unggul dalam hal kompatibilitas. Karena bekerja seperti jari, stylus kapasitif umumnya dapat digunakan pada berbagai layar sentuh kapasitif tanpa memerlukan dukungan teknologi pena khusus.
Sebaliknya, stylus aktif tidak otomatis kompatibel dengan semua tablet Android. Tablet harus memiliki teknologi digitizer yang sesuai dengan jenis stylus.
Misalnya, Samsung S Pen menggunakan sistem khusus pada perangkat Galaxy yang mendukungnya, sementara teknologi aktif lainnya dapat menggunakan standar atau protokol berbeda.
Karena itu, jangan hanya melihat keterangan “active stylus” ketika membeli pena. Pastikan tablet dan stylus menggunakan teknologi yang kompatibel.
Mana yang lebih cocok untuk kebutuhanmu?
Jika hanya membutuhkan pena untuk scrolling, mengetuk ikon, atau penggunaan sederhana, stylus pasif sudah cukup. Harganya juga cenderung lebih murah dan tidak membutuhkan pengisian daya.
Namun, jika tablet digunakan untuk mencatat kuliah, menggambar, membuat ilustrasi, atau pekerjaan yang membutuhkan presisi, stylus aktif merupakan pilihan yang lebih tepat.
Jadi, apa perbedaan stylus pen aktif dan pasif pada tablet Android? Stylus aktif menawarkan presisi dan fitur lebih lengkap, tetapi membutuhkan kompatibilitas khusus. Sebaliknya, stylus pasif lebih sederhana, murah, dan luas kompatibilitasnya, tetapi tidak memiliki fitur seperti pressure sensitivity dan palm rejection.