- Axioo meluncurkan seri Hype AI G3 yang dibekali prosesor Intel Core Series 3 berharga mulai Rp8 jutaan.
- Perangkat ini mengintegrasikan Neural Processing Unit untuk memperluas akses pemrosesan kecerdasan buatan bagi pengguna laptop mainstream.
- Laptop seberat 1,2 kg tersebut menawarkan ketahanan baterai lebih dari 22 jam serta garansi tiga tahun.
Suara.com - Kehadiran fitur AI di laptop mulai bergeser. Jika sebelumnya kemampuan pemrosesan AI identik dengan perangkat kelas premium, kini Neural Processing Unit (NPU) mulai masuk ke laptop yang menyasar pengguna mainstream.
Perubahan itu terlihat dari langkah Axioo lewat seri Hype AI G3. Laptop ini membawa prosesor Intel Core Series 3 dengan NPU dan dipasarkan mulai Rp8 jutaan, membuka akses pemrosesan AI langsung di perangkat untuk pengguna seperti mahasiswa, fresh graduate hingga pekerja muda.
Axioo menghadirkan dua model, yakni Hype AI 3 G3 dengan Intel Core 3 Processor 304 dan Hype AI 5 G3 dengan Intel Core 5 Processor 320.
Keduanya mengandalkan NPU untuk menangani workload AI yang didukung, sehingga tidak semua proses harus dibebankan ke CPU.
Country Manager Intel Indonesia, Harry K. Nugraha, melihat kehadiran NPU di lini mainstream sebagai bagian dari perubahan cara orang menggunakan PC.
“Perkembangan AI mengubah ekspektasi terhadap sebuah PC. Jika sebelumnya AI merupakan fitur yang terasa futuristik, kini AI semakin menjadi bagian dari cara pengguna bekerja, belajar, dan berkreasi,” ujar Harry.
Menurutnya, penggunaan NPU pada Intel Core Series 3 juga menjadi langkah untuk memperluas ekosistem AI PC agar tidak hanya tersedia bagi pengguna perangkat premium.
NPU Mulai Jadi Fitur Mainstream
NPU pada dasarnya merupakan bagian khusus di dalam prosesor yang dirancang untuk menangani beban kerja AI secara lebih efisien.
Kehadirannya menjadi semakin relevan ketika AI mulai digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari merangkum dokumen, mencari informasi, membuat presentasi hingga membantu proses kreatif.
Axioo mencoba membawa kemampuan tersebut ke segmen pengguna yang tidak selalu membutuhkan laptop dengan spesifikasi kelas atas.
Hype AI 3 G3 ditujukan bagi mahasiswa, fresh graduate dan first-jobber. Sementara Hype AI 5 G3 menyasar pengguna dengan kebutuhan multitasking lebih tinggi, termasuk profesional muda, pekerja hybrid dan pelaku usaha.
Keduanya menggunakan layar 14 inci FHD+ dengan resolusi 1920 x 1200 dan rasio 16:10, serta memori LPDDR5 6400. Dari sisi NPU, spesifikasi resmi Axioo mencatat Hype AI 3 G3 memiliki NPU 15 TOPS, sedangkan Hype AI 5 G3 mencapai 16 TOPS.
Artinya, label “AI PC” pada seri ini bukan hanya berasal dari fitur berbasis software. Ada komponen khusus di dalam perangkat yang memang disiapkan untuk mempercepat pemrosesan AI tertentu secara lokal.
Harga Jadi Bagian Penting