Ini Rumus Tekanan Zat Padat dan Contoh Cara Mengerjakannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 10 September 2026 | 11:49 WIB
Ini Rumus Tekanan Zat Padat dan Contoh Cara Mengerjakannya
rumus tekanan zat padat (magnific)
baca 10 detik
  • Tekanan zat padat adalah besarnya gaya yang bekerja pada setiap satuan luas permukaan bidang.
  • Besar tekanan dihitung menggunakan rumus P sama dengan F dibagi A dengan satuan Pascal.
  • Semakin kecil luas permukaan bidang tekan, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar.

Suara.com - Tekanan zat padat merupakan salah satu konsep dalam fisika yang dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Penggunaan paku untuk menempelkan bingkai foto di dinding menjadi salah satu contoh sederhana bagaimana tekanan bekerja pada benda padat.

Bentuk permukaan benda ternyata memengaruhi besar tekanan yang dihasilkan ketika gaya diberikan pada benda tersebut.

Apa Itu Tekanan Zat Padat

Tekanan zat padat adalah besarnya gaya yang bekerja pada setiap satuan luas permukaan bidang yang menerima gaya tersebut.

Dengan kata lain, tekanan menunjukkan seberapa besar gaya terkonsentrasi pada suatu bidang.

Konsep ini dapat diamati ketika seseorang menancapkan paku ke dinding. Paku memiliki dua bagian dengan karakter permukaan berbeda, yaitu ujung yang runcing dan bagian kepala yang lebih luas.

Ketika gaya diberikan pada ujung paku yang runcing, gaya tersebut bekerja pada area yang relatif kecil sehingga menghasilkan tekanan yang lebih besar.

Kondisi tersebut membuat ujung paku lebih mudah menembus permukaan dinding.

Sebaliknya, jika gaya diberikan pada bagian kepala paku yang memiliki permukaan lebih luas, tekanan yang dihasilkan menjadi lebih kecil meskipun gaya yang diberikan sama.

baca juga

Hal tersebut membuat paku lebih sulit menembus dinding jika bagian datarnya yang diarahkan ke permukaan.

Hubungan antara tekanan dan luas bidang tekan bersifat berbanding terbalik. Artinya, semakin kecil luas permukaan tempat gaya bekerja, semakin besar tekanan yang dihasilkan, sedangkan semakin luas bidang tekan, semakin kecil tekanannya.

Prinsip serupa dapat ditemukan pada benda lain dalam kehidupan sehari-hari.

Pisau yang memiliki bagian tajam lebih mudah digunakan untuk memotong karena gaya terkonsentrasi pada bidang yang lebih sempit, sementara alas benda yang dibuat lebih lebar dapat membantu mengurangi tekanan pada permukaan yang menopangnya.

Selain dipengaruhi luas bidang tekan, tekanan juga bergantung pada besar gaya yang diberikan. Semakin besar gaya yang bekerja pada bidang dengan luas tetap, semakin besar tekanan yang dihasilkan.

Rumus Tekanan Zat Padat

Secara matematis, tekanan zat padat dapat dihitung menggunakan rumus:

P = F/A

Keterangan:

P = tekanan, dengan satuan Pascal (Pa)
F = gaya tekan, dengan satuan Newton (N)
A = luas bidang tekan, dengan satuan meter persegi (m²)

Berdasarkan rumus tersebut, tekanan akan meningkat apabila gaya yang diberikan semakin besar. Sebaliknya, tekanan akan berkurang apabila luas bidang tekan diperbesar.

Sebagai contoh, sebuah benda memiliki gaya tekan sebesar 100 N dan luas permukaan yang menerima gaya sebesar 0,5 m². Tekanan yang dihasilkan dapat dihitung dengan membagi gaya dengan luas bidang tekan.

P = 100 N / 0,5 m² = 200 Pa

Jadi, tekanan yang diberikan benda tersebut terhadap permukaan adalah 200 Pascal.

Dari contoh tersebut dapat dipahami bahwa perubahan salah satu variabel akan memengaruhi besar tekanan. Jika gaya diperbesar menjadi 200 N dengan luas bidang tetap, tekanan juga meningkat menjadi 400 Pa.

Sebaliknya, apabila gaya tetap 100 N tetapi luas bidang tekan diperbesar menjadi 1 m², tekanan yang dihasilkan turun menjadi 100 Pa.

Konsep tersebut menjelaskan mengapa benda dengan ujung runcing lebih mudah menembus permukaan dibandingkan benda dengan ujung datar. Luas bidang tekan yang kecil membuat gaya terkonsentrasi sehingga menghasilkan tekanan yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumus Teorema Pythagoras dan Contoh Soalnya, Lengkap dengan Cara Menghitung

Rumus Teorema Pythagoras dan Contoh Soalnya, Lengkap dengan Cara Menghitung

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 11:01 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Rahasia Cacing Bergerak Cepat di Ruang Sempit, Jadi Inspirasi Robot Masa Depan

Rahasia Cacing Bergerak Cepat di Ruang Sempit, Jadi Inspirasi Robot Masa Depan

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×