Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Nur Khotimah

Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB
Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya
Ilustrasi WhatsApp penipuan online. (Pixabay).
baca 10 detik
  • Pengguna dapat melaporkan nomor penipu online melalui portal resmi AduanNomor.id dengan mengisi data pelapor dan kronologi kejadian.
  • Masyarakat juga bisa langsung memanfaatkan fitur lapor dan blokir yang tersedia di dalam aplikasi WhatsApp untuk mengatasi pesan mencurigakan.
  • Ciri penipuan via WhatsApp meliputi pengiriman tautan atau file asing, permintaan data pribadi, serta pesan mendesak yang mengatasnamakan lembaga resmi.

Suara.com - WhatsApp atau WA menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan untuk berkomunikasi, termasuk melakukan transaksi jual beli dan berbagai aktivitas online.

Sayangnya, kondisi tersebut dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan modus penipuan melalui pesan WhatsApp.

Modus penipuan lewat WhatsApp cukup beragam, mulai dari mengirim tautan mencurigakan, menyamar sebagai pihak tertentu, hingga meminta uang atau informasi pribadi.

Karena itu, pengguna perlu lebih berhati-hati ketika menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal.

Jika menemukan nomor yang diduga digunakan untuk melakukan penipuan, pengguna dapat mengambil langkah untuk melaporkannya.

Bagaimana cara melaporkan nomor WA penipu online dan apa saja ciri-ciri penipuan yang perlu diwaspadai?

Berikut panduan yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi diri dari modus penipuan melalui WhatsApp.

Cara Melaporkan WhatsApp Penipu Online

Ilustrasi WhatsApp. [Unsplash]
Ilustrasi Penipuan via WhatsApp. [Unsplash]

Pengguna dapat melaporkan nomor mencurigakan melalui fitur WhatsApp dan melaporkan nomor seluler yang terindikasi penipuan melalui portal AduanNomor.id.

Melansir Indonesiabaik.id, platform media digital resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), berikut langkah-langkah pelaporannya:

baca juga

1. Buka situs AduanNomor.id

Untuk melaporkan nomor seluler yang terindikasi melakukan penipuan, akses portal resmi AduanNomor.id melalui browser.

Layanan ini disediakan untuk membantu masyarakat melaporkan nomor yang diduga digunakan untuk penipuan dan tindak kejahatan lainnya.

2. Pilih menu "Laporkan Sekarang"

Pada halaman layanan, pilih opsi "Laporkan Sekarang" untuk memulai proses pengaduan. Selanjutnya, masukkan nomor telepon yang ingin dilaporkan beserta operator selulernya.

3. Pilih kategori kejahatan

Tentukan kategori kejahatan sesuai dengan kejadian yang dialami, misalnya pemerasan, investasi online fiktif, hingga judi online.

Setelah itu, pilih kategori pemblokiran yang tersedia, yaitu "Blokir nomor". Kemudian pilih "Sumber/Media Transaksi", di sana ada pilihan WhatsApp.

4. Lengkapi data pelapor dan kronologi kejadian

Isi data diri yang diminta, termasuk identitas dan informasi kontak pelapor. Isi juga bagian kronologi kejadian sesuai yang dialami. Pastikan informasi yang diberikan sesuai agar laporan dapat diproses sesuai ketentuan layanan.

5. Simpan bukti penipuan

Sebelum menghapus chat, simpan bukti yang berkaitan dengan dugaan penipuan, seperti tangkapan layar percakapan, nomor telepon, tautan, bukti transfer, atau informasi lain yang relevan.

Bukti tersebut dapat membantu ketika pengguna membutuhkan laporan atau penanganan lebih lanjut.

Lapor Melalui WhatsApp Langsung

Selain via website pemerintah, pelaporan nomor yang dicurigai sebagai pelaku penipuan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp langsung. Berikut caranya:

1. Laporkan nomor melalui WhatsApp

Buka chat dengan nomor yang diduga melakukan penipuan, kemudian gunakan fitur Report/Laporkan yang tersedia pada WhatsApp.

WhatsApp menyebut laporan tersebut dapat mencakup hingga lima pesan terakhir yang dikirim oleh pengguna yang dilaporkan, sedangkan pihak yang dilaporkan tidak akan diberi tahu mengenai laporan tersebut.

2. Blokir nomor yang mencurigakan

Setelah melakukan pelaporan, pengguna juga dapat memilih opsi untuk memblokir nomor tersebut. Pemblokiran membuat pengguna tidak lagi menerima pesan, panggilan, atau pembaruan status dari nomor yang diblokir.

Ciri-Ciri Penipuan Online Via WhatsApp

Ilustrasi media sosial whatsapp (Pexels/Anton)
Ilustrasi media sosial whatsapp (Pexels/Anton)

Beberapa ciri berikut dapat menjadi tanda peringatan ketika menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal atau pihak yang mengaku sebagai lembaga tertentu.

1. Mengirim tautan mencurigakan

Pesan penipuan sering menyertakan tautan yang meminta penerima mengeklik halaman tertentu. Waspadai alamat situs yang terlihat tidak sesuai dengan situs resmi atau menggunakan nama domain yang menyerupai layanan resmi.

2. Mengirim file yang tidak dikenal

Pengguna perlu berhati-hati ketika menerima file dari nomor tidak dikenal, terutama file dengan format seperti APK, EXE, atau SCR. Jangan membuka atau memasang file tersebut jika sumbernya tidak dapat diverifikasi.

3. Mengatasnamakan bank atau lembaga resmi

Penipu dapat berpura-pura menjadi bank, perusahaan, e-commerce, atau instansi tertentu. Pesan biasanya dibuat seolah-olah ada masalah dengan akun atau transaksi agar penerima panik dan mengikuti instruksi yang diberikan.

4. Meminta data pribadi atau kode OTP

Permintaan NIK, nomor kartu, PIN, CVV, kata sandi, atau kode OTP melalui chat patut dicurigai. WhatsApp sendiri mengingatkan pengguna untuk waspada terhadap pesan yang berusaha memperoleh informasi pribadi atau keuangan.

5. Mendesak korban untuk segera mengirim uang

Penipu dapat menggunakan berbagai alasan agar korban segera mentransfer uang, misalnya mengaku sebagai kerabat yang sedang membutuhkan bantuan atau menjanjikan hadiah dengan syarat membayar biaya tertentu. Permintaan uang yang mendesak sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi.

6. Menggunakan identitas yang menyerupai pihak resmi

Penipu dapat menggunakan nama dan foto profil yang dibuat menyerupai seseorang, perusahaan, atau lembaga tertentu.

Jangan hanya mengandalkan nama dan foto profil, tetapi lakukan verifikasi melalui kanal resmi pihak yang bersangkutan.

7. Menggunakan bahasa yang membuat panik

Pesan seperti peringatan akun akan diblokir atau adanya transaksi mencurigakan dapat digunakan untuk membuat penerima panik.

WhatsApp juga menyarankan pengguna memperhatikan petunjuk seperti kesalahan ketik atau tata bahasa yang tidak biasa ketika menilai apakah suatu pesan mencurigakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 14:47 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

×