- Telkomsel Enterprise melalui DigiAds memanfaatkan wawasan data telekomunikasi untuk menyusun strategi iklan digital menyambut Ramadan 2027.
- Laporan Ramadan Insight 2027 memetakan perilaku konsumen ke dalam tiga fase aktivitas digital yang berbeda selama bulan puasa.
- Penerapan pesan kontekstual oleh Telkomsel diklaim mampu meningkatkan rasio klik iklan hingga 2,6 kali lipat.
Suara.com - Pemanfaatan data telekomunikasi mulai menjadi salah satu pendekatan dalam menyusun strategi iklan digital.
Melalui pola aktivitas pengguna, pengiklan dapat memahami perubahan kebutuhan konsumen dan menyesuaikan pesan pemasaran dengan konteks waktu maupun lokasi.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu fokus Telkomsel Enterprise melalui solusi periklanan digital DigiAds untuk menyambut Ramadan 2027.
Perusahaan memanfaatkan telco insight atau wawasan berbasis data telekomunikasi untuk memetakan perubahan aktivitas konsumen selama bulan puasa, mulai dari kebiasaan mengakses konten pada waktu sahur hingga penggunaan layanan perjalanan menjelang mudik.
Temuan tersebut dituangkan dalam laporan Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan. Laporan ini membagi perilaku konsumen selama Ramadan ke dalam tiga fase, yakni mencari inspirasi pada awal bulan, berbelanja dan bersosialisasi pada pertengahan Ramadan, serta melakukan perjalanan dan berkumpul bersama keluarga menjelang Idulfitri.
Bagi industri periklanan, pemetaan tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan waktu penayangan, konteks pesan, dan kanal komunikasi yang lebih sesuai dengan aktivitas konsumen.
Data Aktivitas Digital Petakan Tiga Fase Ramadan
Dalam laporan tersebut, Telkomsel mencatat trafik seluler saat sahur meningkat 77 persen dibandingkan hari biasa selama 10 hari pertama Ramadan.
Trafik layanan video dan streaming tumbuh 38 persen, sementara konsumsi konten religi meningkat 63 persen.
Memasuki 10 hari kedua, aktivitas konsumen mulai bergeser ke kebutuhan sosial dan belanja.
Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58 persen, sedangkan penggunaan aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32 persen. Kunjungan ke pusat perbelanjaan juga naik 19 persen.
Pada 10 hari terakhir, akses ke aplikasi perjalanan tercatat meningkat 32 persen seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan menjelang Idulfitri.
Pola tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan aktivitas digital dapat digunakan untuk memahami konteks kebutuhan konsumen.
Bagi pengiklan, informasi semacam ini dapat membantu menentukan pesan yang relevan pada setiap fase, alih-alih menayangkan materi promosi yang sama sepanjang Ramadan.
Angka-angka tersebut merupakan temuan yang disampaikan Telkomsel dalam laporan Ramadan Insight 2027.
DigiAds Manfaatkan Konteks untuk Penayangan Iklan
![DigiAds Ramadan Insight 2027. [Telkomsel]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/24/39736-digiads-ramadan-insight-2027.jpg)
Melalui DigiAds, Telkomsel Enterprise menawarkan sejumlah pendekatan periklanan digital yang dirancang untuk menyesuaikan kampanye dengan kebutuhan dan aktivitas konsumen.
Salah satunya adalah Contextual Messaging, yakni pendekatan penyampaian pesan berdasarkan konteks yang relevan. Perusahaan juga menawarkan komunikasi berbasis lokasi untuk menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke toko fisik.
Selain itu, solusi DigiAds mencakup integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream serta penempatan kampanye di titik perjalanan mudik.
Pendekatan tersebut memperluas penggunaan teknologi periklanan dari sekadar menampilkan iklan di ruang digital menjadi upaya menyesuaikan pesan dengan situasi konsumen.
Dalam praktiknya, efektivitas tetap bergantung pada ketepatan segmentasi, relevansi materi, serta pengukuran hasil kampanye.
Telkomsel menyebut penerapan Contextual Messaging pada momen yang relevan dapat meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat.
Namun, materi yang tersedia tidak merinci periode pengujian, kelompok pembanding, maupun metode pengukuran yang digunakan untuk menghasilkan angka tersebut.
Teknologi Periklanan Dituntut Memberikan Dampak Bisnis
VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan pemahaman terhadap perubahan kebutuhan konsumen menjadi bagian penting dalam menyusun kampanye yang tepat sasaran.
“Brand yang menang di Ramadan bukan yang paling lantang, melainkan yang paling memahami ritme konsumennya. Kebutuhan konsumen pada awal Ramadan sangat berbeda dengan kebutuhan mereka menjelang Idulfitri,” kata Mia dalam keterangan resminya, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, DigiAds membantu agensi periklanan, pengiklan, dan brand membaca perubahan tersebut agar kampanye dapat disusun berdasarkan konteks yang lebih sesuai dan memberikan hasil bisnis yang lebih baik.
Pemanfaatan data untuk periklanan juga menempatkan pengukuran efektivitas sebagai aspek penting. Selain jumlah tayangan dan klik, pengiklan perlu melihat apakah kampanye mampu mendorong kunjungan, interaksi, atau transaksi sesuai tujuan bisnisnya.
Di sisi lain, penggunaan data dalam penargetan iklan perlu tetap memperhatikan transparansi, perlindungan data pribadi, dan ketentuan penggunaan data yang berlaku.