- SMKN 5 Semarang memanfaatkan solusi digital dari Indibiz pada tanggal 26 Oktober 2026 untuk mendukung administrasi dan pembelajaran.
- Kepala sekolah Abdul Malik Nugroho menyatakan konektivitas stabil sangat penting untuk pengelolaan data pendidikan dan evaluasi siswa.
- Kolaborasi teknologi dengan Indibiz bertujuan membuka peluang kerja sama industri agar siswa siap menghadapi dunia kerja profesional.
Bagi pendidikan vokasi, keterhubungan dengan industri dapat membantu mendekatkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan di lapangan.

Dengan begitu, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di kelas, tetapi juga berkesempatan memahami perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi di dunia profesional.
Meski demikian, manfaat tersebut perlu didukung program kolaborasi yang konkret agar peluang kerja sama dapat diterjemahkan menjadi pengalaman belajar yang relevan bagi siswa.
Menyiapkan Lulusan yang Relevan dengan Kebutuhan Kerja
Penguatan pendidikan vokasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sekolah berperan membangun kompetensi dasar dan keterampilan siswa, sementara industri dapat memberikan perspektif mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan tenaga kerja, dan standar kompetensi yang dibutuhkan.
Dalam konteks ini, infrastruktur digital menjadi salah satu fondasi yang mendukung aktivitas pendidikan sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kerja sama.
Namun, dampak digitalisasi terhadap kesiapan lulusan juga bergantung pada bagaimana teknologi dimanfaatkan dalam proses pembelajaran dan program kemitraan.
Malik mengatakan, kerja sama dengan Indibiz memberikan manfaat bagi SMKN 5 Semarang, baik dalam mendukung operasional sekolah maupun membuka peluang hubungan yang lebih erat dengan dunia industri.
“Jadi motonya Indibiz ciptakan peluang dan wujudkan harapan itu benar-benar kami rasakan. Double benefit pokoknya bisa bekerja sama dengan Indibiz,” tutup Malik.