Motif Batik Angkat Cerita Perjalanan Perdagangan Indonesia hingga Era Digital

Dythia Novianty

Kamis, 05 November 2026 | 12:39 WIB
Motif Batik Angkat Cerita Perjalanan Perdagangan Indonesia hingga Era Digital
Corak Cerita Nusantara. [ShopePay]
baca 10 detik
  • Nuraini Farida dari Jawa Timur menjuarai Kompetisi Desain Batik 2026 yang diadakan ShopeePay dan SPayLater pada November 2026.
  • Karya berjudul Batik Kalantara menggambarkan evolusi perdagangan dari pasar tradisional hingga era transaksi digital secara visual.
  • Desain pemenang tersebut akan diproduksi oleh UMKM serta perajin lokal untuk dijadikan pakaian identitas perusahaan.

Suara.com - Perjalanan perdagangan Indonesia dari pasar tradisional hingga era transaksi digital menjadi inspirasi dalam pengembangan motif batik kontemporer.

Cerita perubahan tersebut dituangkan dalam Batik Kalantara, karya Nuraini Farida asal Jawa Timur yang terpilih sebagai juara pertama Kompetisi Desain Batik 2026 bertajuk 'Corak Cerita Nusantara'.

Melalui motif yang merepresentasikan perdagangan, kemakmuran, dan pertumbuhan, Batik Kalantara menggambarkan bagaimana aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang lintas generasi.

Pasar tradisional dan transaksi digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi bagian dari narasi yang diangkat dalam desain tersebut.

Batik Kalantara terpilih sebagai pemenang kompetisi yang diselenggarakan ShopeePay dan SPayLater. Nuraini berhak memperoleh hadiah Rp30 juta.

Desainnya juga akan diwujudkan melalui kolaborasi dengan UMKM dan perajin batik lokal untuk digunakan sebagai bagian dari identitas perusahaan.

Nuraini Farida mengatakan, ide Batik Kalantara berangkat dari pandangannya bahwa perdagangan selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, meski cara bertransaksi terus berubah.

“Melalui Batik Kalantara, saya ingin menunjukkan bahwa perdagangan selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari pasar tradisional hingga transaksi modern. Saya bersyukur desain saya terpilih dan antusias melihatnya diwujudkan sebagai bagian dari apresiasi ShopeePay dan SPayLater terhadap budaya dan kreativitas Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).

Dua Motif Lain Angkat Keragaman Budaya Nusantara

baca juga

Selain Batik Kalantara, kompetisi yang diluncurkan pada Agustus 2026 tersebut juga memilih dua desain lain sebagai pemenang.

Juara kedua diraih Aisa Amaliya asal Malang, Jawa Timur, melalui desain 'Kinarya Nuswantara'. Karya yang memperoleh hadiah Rp7 juta ini memadukan ornamen tradisional dengan estetika batik kontemporer.

Motifnya mengangkat kreativitas, kolaborasi, serta kontribusi masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam menjaga warisan budaya.

Sementara itu, Anggitara Wibowo dari Tangerang, Banten, menempati posisi ketiga melalui desain 'Nadi Nusantara' dengan hadiah Rp5 juta.

Desain tersebut menggambarkan keterhubungan budaya Indonesia melalui kombinasi garis mengalir, elemen tumbuhan, dan pola geometris. Motifnya merepresentasikan hubungan antarmasyarakat, warisan budaya, serta semangat kemajuan di berbagai wilayah Nusantara.

Ketiga desain dipilih berdasarkan orisinalitas, kekuatan narasi budaya, daya tarik visual, serta fleksibilitas penerapan pada berbagai media. Penilaian dilakukan oleh karyawan ShopeePay dan SPayLater.

Desain Pemenang Akan Diproduksi Perajin Batik Lokal

Corak Cerita Nusantara. [ShopePay]
Corak Cerita Nusantara. [ShopePay]

Setelah kompetisi berakhir, ShopeePay dan SPayLater akan bekerja sama dengan UMKM serta perajin batik lokal untuk menyempurnakan dan memproduksi desain juara pertama.

Batik Kalantara nantinya akan digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan, termasuk sebagai pakaian perusahaan.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan setiap motif batik menyimpan cerita yang dapat disampaikan melalui perspektif kreatif masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan perajin lokal dalam mewujudkan desain pemenang menjadi bagian penting dari inisiatif tersebut. Kolaborasi ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan perajin untuk memperlihatkan keterampilan mereka.

Melalui kompetisi 'Corak Cerita Nusantara', ShopeePay dan SPayLater ingin mendorong kreativitas lokal sekaligus mempertemukan gagasan desainer dengan keterampilan perajin batik.

Inisiatif ini juga menjadi salah satu cara mengangkat perubahan kehidupan masyarakat, termasuk perkembangan perdagangan dan transaksi digital, ke dalam karya yang tetap berakar pada budaya Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:06 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Motif Batik Angkat Cerita Perjalanan Perdagangan Indonesia hingga Era Digital

Motif Batik Angkat Cerita Perjalanan Perdagangan Indonesia hingga Era Digital

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 12:39 WIB

Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!

Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:37 WIB

Apa Arti Kode CA, CB, dan CC di Tiket Kereta Ekonomi? Jangan Sampai Salah Pilih

Apa Arti Kode CA, CB, dan CC di Tiket Kereta Ekonomi? Jangan Sampai Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 12:35 WIB

Habiburokhman Soal Penyadapan Prabowo: Mau Geng Solo atau Oslo, Hukum ya Hukum

Habiburokhman Soal Penyadapan Prabowo: Mau Geng Solo atau Oslo, Hukum ya Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:34 WIB

7 Rekomendasi Film Antologi di Netflix, Horor hingga Komedi

7 Rekomendasi Film Antologi di Netflix, Horor hingga Komedi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 12:30 WIB

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Sukamiskin Dilatih Konversi Kendaraan Listrik dan Menulis

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Sukamiskin Dilatih Konversi Kendaraan Listrik dan Menulis

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 12:28 WIB

Dari Hybrid hingga Kendaraan Listrik, Deretan Lini Mobil Masa Depan Hadir di Astra Auto Fest 2026

Dari Hybrid hingga Kendaraan Listrik, Deretan Lini Mobil Masa Depan Hadir di Astra Auto Fest 2026

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 12:27 WIB

Dulu Dipuji 'Kapolri Terbaik' Kini Listyo Jadi Tersangka Penyadapan, Habiburokhman Kaget dan Kecewa

Dulu Dipuji 'Kapolri Terbaik' Kini Listyo Jadi Tersangka Penyadapan, Habiburokhman Kaget dan Kecewa

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:26 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Dipakai Listyo Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Apa Itu LIMS? Sistem yang Dipakai Listyo Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 12:25 WIB

Viral Daftar Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit Cs, Ada Megawati Minus Keluarga Jokowi

Viral Daftar Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit Cs, Ada Megawati Minus Keluarga Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:24 WIB

×