Angka Kelahiran di China Menurun, Anak Muda China: Punya Anak Butuh Banyak Biaya

Rinaldi AbanBBC Suara.Com
Kamis, 06 Juli 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi anak sedang bermain [Pexels/Cottonbro Studio]

Suara.com - Pada 2022, untuk pertama kalinya China mengalami penurunan populasi. Penduduk China pada 2022 berjumlah 1.411 miliar jiwa, turun sebanyak 840.000 jiwa dibanding tahun sebelumnya. Angka kelahiran China pun terus menurun dalam 30 tahun terakhir, dari 2,5 menjadi 1,2 kelahiran per perempuan.

Demi meningkatkan populasi, pemerintah China mendorong kaum muda untuk memiliki lebih banyak anak, dengan menawarkan berbagai insentif.

Di sisi lain, kini semakin banyak anak muda China yang memilih untuk tidak punya anak. Sebagian dar mereka menyebut anak adalah beban finansial. "Saya suka anak kecil, tapi saya tidak ingin punya anak sendiri," kata Lele, penyanyi berusia 28 tahun. "Memiliki anak butuh banyak biaya," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI