Suara.com - Unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung DPR-MPR RI, Jakarta yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026) membawa berkah kepada para pedagang asongan.
Sejumlah pedagang mengaku omset mereka melonjak hingga dua kali lipat. Bagas (26), seorang pedagang kopi keliling mengaku penjualannya meningkat.
Pada aksi unjuk rasa yang berlangsung hari ini, ia memilih mangkal di depan Senayan Park, berjarak sekitar satu kilometer dari titik aksi.
Bagas mengaku pada hari biasa, ia hanya mampu menjual paling banyak 80 gelas kopi. Berbeda pada hari ini penjualannya melonjak hingga 100 gelas lebih.
Menurutnya dagangannya semakin laku juga didukung oleh cuaca yang cerah dan panas, sehingga banyak peserta aksi membeli es kopi dagangannya.
Dengan berkah yang diterimanya hari ini, Bagas berharap aksi unjuk rasa berjalan dengan aman dan kondusif. Selain itu, ia menginginkan agar tuntutan para demonstran benar-benar ditindaklanjuti oleh anggota DPR.
Senada dengan Bagas, Wartono (38), seorang pedagang gorengan juga mengalami hal yang sama. Ia mengaku dagangannya laku keras.
Pada hari biasa, umumnya ia hanya mampu menjual 500 gorengan, namun berbeda dengan hari ini penjualannya meningkat menjadi dua kali lipat.
Defan, pedagang tahu bulat yang turut menjajakan dagangannya juga mengalami peningkatan omzet berkat unjuk rasa yang berlangsung.
Pada hari biasa, dirinya membawa pulang sekitar Rp 100 ribu, namun hari ini ia sudah mengantongi uang sekitar Rp 200 ribu.