Suara.com - Rencana Kementerian Kesehatan memanfaatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai klinik pratama menuai tanggapan dari dokter sekaligus influencer kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi.
Melalui unggahan di media sosial, dr. Tirta menilai niat pemerintah memperbanyak fasilitas kesehatan sebenarnya positif namun mempertanyakan urgensinya.
Ia menanyakan mengapa pengembangan faskes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar tidak difokuskan sejak awal sebelum program Kopdes berjalan.
Sebagai pengusaha dan tenaga medis, ia memberikan sejumlah usulan alternatif jika bangunan Kopdes yang sudah terlanjur berdiri akhirnya tidak terpakai.
Beberapa usulannya meliputi alih fungsi menjadi arena kalistenik, lapangan badminton, pos ronda, hingga tempat kegiatan ibu-ibu PKK.
Lewat deretan opsi tersebut, dr.Tirta menyentil pengambil kebijakan yang dinilai pusing menentukan kejelasan fungsi bangunan yang telah dibangun.
Selengkapnya dalam video di atas.
Creative/Video Editor: Aqilah/Michael