Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Serpihan Kaca Ini Berhasil 'Disulap' dan Tembus Ekspor

Dythia Novianty

Senin, 09 Januari 2017 | 06:57 WIB
Serpihan Kaca Ini Berhasil 'Disulap' dan Tembus Ekspor
Ilustrasi daur ulang serpihan kaca. [Shutterstock]

Suara.com - Kerajinan mozaik seni dari daur ulang limbah kaca yang dikembangkan Suyanto, Warga Dusun Semoyan, Singosaren, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara Asia dan Timur Tengah.

"Karya seni mozaik limbah kaca ini mampu menembus sejumlah pasar di beberapa negara seperti Brunai Darussalam, Timur Tengah, Australia, Jepang, Malaysia dan Thailand," kata perajin seni mozaik limbah kaca Suyanto, Senin (9/1/2017).

Menurut dia, bisnis daur ulang limbah kaca ini telah menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan, yang tidak butuh modal besar.

"Modalnya cukup keberanian untuk memulai dan kretativitas untuk menciptakan karya seni. Serpihan kaca limbah berbagai warna ini dapat dikreasikan dan dipadukan dengan berbagai pola tertentu menjadi berbagai karya seni yang indah dan bernilai ekonomi tinggi," ujar Suyanto.

Ia mengatakan, limbah kaca berbagai yang diambilnya dari toko kaca, toko barang bekas dan tempat sampah ia potong-potong untuk membentuk suatu pola karya seni yang indah.

"Potongan-potongan kaca kecil-kecil tersebut dirangkai sesuai pola dan gambar yang kita inginkan, dengan menggunakan lem," kata pemilik Surya Citra Mozaik ini.

Suyanto mengatakan, gabungan dari serpihan kaca ini dikreasikan dalam bentuk kotak tisu, mirror, vas bunga, kap lampu, jam dinding, kaligrafi dan banyak lagi pola yang menarik.

"Kita melihat limbah kaca kan bahan organik yang gak bisa busuk, kita inovasi, kita buat produk yang bisa bermanfaat nilai ekonomi dan fungsinya," katanya.

Dia menambahkan, usaha yang dirintisnya sejak 2010 ini terus mengalami permintaan dari tahun ke tahun dengan harga mulai dari Rp10 ribu hingga belasan juta rupiah tergantung ukuran dan tingkat kesulitan.

baca juga

"Dalam proses pembuatannya memang dibutuhkan konsentrasi dan ketelitian sendiri. Untuk menyelesaikan satu buah karya biasanya membutuhkan waktu minimal tiga hari. Dengan dibantu istri, setiap bulan rata-rata ada 15 karya yang mampu dipasarkan. Omzet rata-rata Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan," pungkasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:30 WIB

Perpanjangan  Izin Tambang Dinilai Rawa Suap

Perpanjangan Izin Tambang Dinilai Rawa Suap

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2016 | 05:55 WIB

LPEM UI Klaim Larangan Ekspor Mineral Mentah Berdampak Positif

LPEM UI Klaim Larangan Ekspor Mineral Mentah Berdampak Positif

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 15:05 WIB

Ekspor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,63 Persen

Ekspor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,63 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:46 WIB

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 03:18 WIB

Terkini

CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal

CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:21 WIB

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:20 WIB

Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!

Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!

Bekaci | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:16 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?

Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:12 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:09 WIB

Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow

Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:08 WIB

Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa

Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:00 WIB

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:00 WIB

Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya

Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:58 WIB

Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU

Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:57 WIB

×