Karena Kanker Maka Lahirlah 'Komunitas Taufan'

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Sabtu, 27 Februari 2016 | 15:15 WIB
Karena Kanker Maka Lahirlah 'Komunitas Taufan'
Aktivitas Komunitas Taufan. (Dok. Komunitas Taufan)

Suara.com - Semua ini berawal dari kisah Yeni Dewi Mulyaningsih, yang dengan kasih sayangnya sebagai ibu mencoba menjaga dan membesarkan buah hatinya, Taufan dengan sepenuh hati.

Juga saat sang buah hati divonis menderita kanker darah atau yang lebih dikenal dengan istilah leukemia. Dengan setia, selama dua tahun Yeni menemani Taufan melawan leukemia tipe AML. Namun Tuhan berkata lain, kanker darah ini pun akhirnya merenggut nyawa Taufan.

Sejak saat itu, Yeni sangat terpuruk. Ia tak kuat hati untuk menginjakkan kakinya di rumah sakit. Melewati RSCM, tempat Taufan selama ini menjalani perawatan, membuatnya teringat anaknya.

"Setelah dua tahun bolak-balik ke RSCM, menjalani perawatan Taufan, saya benar-benar merasa tak kuat menginjakkan kaki lagi ke rumah sakit. Semenjak Taufan meninggal, mendengar RSCM, yang terbayang adalah wajahnya," demikian Yeni bercerita.

Namun, ia sadar bahwa hidup harus terus berlanjut. Berbekal pengalamannya selama dua tahun mendampingi penderita kanker, hubungan dekatnya dengan dokter dan yayasan, serta dukungan dari media yang mengenalnya membuat Yeni bertekad untuk menolong orang tua dari anak-anak penderita kanker.

Yeni Dewi Mulyaningsih dan pasien yang didampinginya. (Dok. Komunitas Taufan)

Tepatnya pada tanggal 16 Desember 2013, Mama Taufan, biasa ia dipanggil di lingkungan RSCM, memutuskan untuk membuat Komunitas Taufan, dengan dukungan rekan-rekan relawan dari Count Me In.

"Mulai dari sana, atas dukungan banyak relawan, saya pun mulai beranikan diri kembali mengunjungi rumah sakit. Setiap tiga kali dalam seminggu saya datang ke bekas ruang perawatan Taufan. Melihat anak-anak itu, memberi dukungan pada orangtua mereka," jelasnya.

Yeni mengatakan, dukungan penuh adalah hal yang mutlak dibutuhkan bagi orangtua anak penderita kanker. Dukungan ini bisa membawa pengaruh yang positif dan membuat mereka lebih kuat dan semangat, yang pada gilirannya akan menular ke putra-putri mereka.

Ia bersama Komunitas Taufan terus melangkah maju. Mengedukasi lebih banyak orang tua pasien, mengumpulkan lebih banyak teman untuk terus berbagi, dan mengingatkan lebih banyak orang akan penyakit berisiko tinggi, menerangi arah, membuka wawasan, dan mengingatkan bahwa harapan itu selalu ada.

Beberapa program kegiatan pun telah dirancang oleh Komunitas Taufan, seperti Visit bangsal, yakni mengunjungi pasien cilik dan keluarganya yang sedang menjalani rawat inap tiga kali dalam seminggu. Bersama para relawan, Komunitas Taufan bertukar cerita, bermain bersama dan berbagi tawa.

Adapula Support visit, yakni kunjungan rutin ke beberapa rumah sakit sebanyak dua kali seminggu, untuk menemui pasien lama dan baru, memberikan dukungan moral, berbagi pengalaman dan juga menyampaikan bantuan dari para donatur.

"Kami juga sering melakukan kunjungan ke rumah pasien dalam periode rawat jalan yang bisa berlangsung lebih dari satu tahun. Bersama donatur dan relawan, kami memberikan suntikan semangat dan menyampaikan bantuan. Kegiatan ini disebut Home visit," jelasnya.

Tak hanya tiga kegiatan di atas, deretan kegiatan lain pun kerap dilakukan oleh Komunitas Taufan, seperti fun trip, menghibur pasien dan orangtuanya agar bisa sejenak ‘keluar’ dari lingkungan rumah sakit atau perawatan, Santunan Pasien Mandiri, Kamu Bisa, Charity Arts Festival dan masih banyak lagi.

Anggota Komunitas Taufan dalam salah satu aksinya. (Dok. Komunitas Taufan)

Menurut Yeni, semua orang bisa membantu dan berbagi di Komunitas Taufan. Berbagi tak harus berupa uang ataupun barang. Mereka yang ingin terlubat, dapat mendaftarkan diri sebagai relawan Komunitas Taufan ataupun berperan menjadi donatur.

"Saat ini memamg biaya rumah sakit sudah tercover oleh BPJS, namun kita masih bisa menyalurkan bantuan untuk apapun. Seperti trasnportasi untuk pasien luar kota yang tak mampu, rumah singgah, susu, pampers, dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Komunitas Taufan juga selalu mencoba berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap kondisi para penyintas kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

×