2017, Mabes TNI akan Bangun Artileri Pertahanan Udara di NTT

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 11 November 2016 | 06:13 WIB
2017, Mabes TNI akan Bangun Artileri Pertahanan Udara di NTT
Usai memberikan pengarahan kepada 1.217 prajurit Kopassus TNI Angkatan Darat di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/11/2016), Presiden Joko Widodo bergabung di tengah-tengah mereka [suara.com/Erick Tanjung]

 Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto mengatakan pada 2017 Mabes TNI akan membangun Markas Batalyon Artileri Pertahanan Udara di wilayah Camplong, Kabupaten Kupang, NTT.

"Itu merupakan salah satu rencana strategis TNI untuk membangun satu batalyon di Kupang dalam rangka mengamankan wilayah perbatasan ini," katanya kepada wartawan di Kupang, Jumat (11/11/2016).

Pembangunan artileri pertahanan udara tersebut, menurutnya, merupakan sebuah langkah dari pemerintah untuk mengamankan wilayah pertahanan udara sudah juga menjadi perhatian dari pemerintah pusat.

Pembangunan artileri pertahanan udara tersebut, menurutnya, sangat diperlukan mengingat NTT berbatasan dengan wilayah udaranya Timor Leste serta Australia.

"Alutista yang akan ditaruh di Camplong juga adalah alutista yang sudah sangat moderen, yang tentunya yang mampu untuk menjatuhkan pesawat-pesawat musuh jika terbang di atas wilayah Indonesia," tambahnya.

Pembangunan artileri pertahanan udara di Camplong tersebut juga bukan berarti bahwa saat ini Indonesia, khususnya wilayah Indonesia Timur sedang dalam ancaman dari musuh, namun sebagai bagian dari kesiapan TNI dalam menjaga wilayah Indonesia.

"Kita harus siapkan payung sebelum hujan. Artinya pertahanan udara harus disiapkan terlebih dahulu, agar nanti kalau ada apa-apa kita kelabakan," ujar komandan berbintang satu itu.

TNI pada 2017 juga akan membangun markas kavaleri yang kekuatannya mencapai satu setingkat kompi di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

"Untuk komando kavaleri nantinya alutista yang disiapkan berupa tank-tank yang memang disiapkan untuk pertempuran darat," kata Heri Wiranto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Pajak Akui Kekayaan Indonesia Jadi Rebutan Negara lain

Dirjen Pajak Akui Kekayaan Indonesia Jadi Rebutan Negara lain

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:24 WIB

Gelar Rapimnas ke X, Ditjen Pajak Undang Menkeu dan Panglima TNI

Gelar Rapimnas ke X, Ditjen Pajak Undang Menkeu dan Panglima TNI

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 10:57 WIB

PascaJakarta Rusuh, Panglima TNI Datang ke Jombang

PascaJakarta Rusuh, Panglima TNI Datang ke Jombang

News | Sabtu, 05 November 2016 | 10:45 WIB

TNI AU dan SAR Segera Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Caribou

TNI AU dan SAR Segera Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Caribou

News | Selasa, 01 November 2016 | 09:10 WIB

Antisipasi Kelompok Separatis, TNI AL-Filipina Patroli Bersama

Antisipasi Kelompok Separatis, TNI AL-Filipina Patroli Bersama

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 00:02 WIB

Hadapi PS TNI, Semen Padang Tanpa 'Benteng Terakhirnya'

Hadapi PS TNI, Semen Padang Tanpa 'Benteng Terakhirnya'

Bola | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 00:31 WIB

Bahas Anggaran dengan DPR, Menhan: Alutsista yang Tua Diganti!

Bahas Anggaran dengan DPR, Menhan: Alutsista yang Tua Diganti!

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:45 WIB

Panglima TNI Akui Krisis Ekonomi akan Tingkatkan Kejahatan

Panglima TNI Akui Krisis Ekonomi akan Tingkatkan Kejahatan

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:35 WIB

Lion Air Group Serahkan Pesawat Boeing 737 - 400 ke TNI AU

Lion Air Group Serahkan Pesawat Boeing 737 - 400 ke TNI AU

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 21:05 WIB

Menhan: TNI Belum Matang untuk Berpolitik

Menhan: TNI Belum Matang untuk Berpolitik

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 14:24 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB