PascaJakarta Rusuh, Panglima TNI Datang ke Jombang

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 05 November 2016 | 10:45 WIB
PascaJakarta Rusuh, Panglima TNI Datang ke Jombang
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Gedung Braja Mustika, Bogor, Jawa Barat [puspen TNI]

Panitia Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyatakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tetap berencana hadir ke Jombang pascarusuh Jakarta terkait aksi (4/11/2016).

"Sampai detik ini, kami belum terima perubahan agenda kedatangan Panglima TNI, tinggal menunggu boleh atau tidak dari Presiden," kata Bagian Hubungan Masyarakat Panitia Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di PP Tebuireng, Kabupaten Jombang, Nur Hidayat, di Jombang, Sabtu (4/11/2016).

Ia mengakui para penegak hukum dan pejabat di Jakarta saat ini sedang fokus pascarusuh saat aksi (4/11/2016). Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan soal datang atau tidaknya ke PP Tebuireng Jombang kepada Panglima TNI.

Untuk saat ini, ia menyebut panitia sedang persiapan untuk pawai. Kegiatan itu akan dimulai dari Lapangan Kecamatan Diwek ke PP Tebuireng. Mereka akan pawai sekitar 2 kilometer dari lapangan tersebut.

Ribuan peserta akan ikut dalam pawai ini. Sejumlah rombongan yang ikut pawai di antaranya ratusan santri PP Tebuireng, Jombang, perwakilan organisasi daerah, para pendekar dari perguruan silat NH Perkasa (Nurul Huda Pertahanan Kalimat Syahadat) Tebuireng dan santri bela negara dari Lamongan, grup rebana, serta drum band.

Namun, marching band dari Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya yang semula siap hadir ternyata batal.

"Jumat (4/11) pagi, kami mendapat kabar Marching band dari AAL Surabaya ini tidak dapat hadir, kalau yang lainnya siap," katanya.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid mengatakan Jenderal Gatot akan diminta menyampaikan pandangannya terkait aktualisasi resolusi jihad dalam konteks pertahanan dan keamanan.

Selain Panglima TNI, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) Henry Kasyfi Sumartono juga dijadwalkan menyampaikan pandangan dalam perspektif kedaulatan ekonomi dan kedaulatan digital.

Selain itu, pakar pendidikan Prof. Imam Suprayogo rencananya juga akan hadir dan akan memberikan pandangannya dalam konteks penguatan kedaulatan di sektor pendidikan nasional.

"Pada akhir agenda rapat akbar, para kiai sepuh akan menyampaikan maklumat aktualisasi Resolusi Jihad," ujar Gus Sholah.

Gus Sholah menambahkan, forum ini lahir dari keprihatinan para ulama dan para profesional yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa (FPB).

Mereka melihat semakin terkikisnya kedaulatan bangsa di berbagai sektor, mulai dari sektor pertahanan, ekonomi, hukum, pendidikan, hingga kedaulatan digital.

"Karena itu, kami mengajak semua elemen bangsa untuk bahu-membahu bersama pemerintah untuk mempertahankan kedaulatan yang berpotensi terkikis atau bahkan hilang," kata adik kandung Gus Dur ini.

Untuk para kiai sepuh, saat ini sudah berkumpul di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Pacet, Mojokerto. Para kiai itu akan tiba di PP Tebuireng, sebelum kegiatan berlangsung yang rencananya dimulai jam 08.00 WIB.

Para kiai sepuh, akademisi dan juga para profesional Indonesia yang akan hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya KH Maimoen Zubair (Sarang, Jateng), KH Anwar Manshur (Lirboyo, Kediri), KH Sholeh Qosim (Sepanjang, Sidoarjo), KH Ali Akbar Marbun (Medan), Habib Sholeh Al-Jufri (Solo), KH. A Zaim Mashum (Lasem), KH. Aziz Masyhuri (Jombang), KH A. Hasib Wahab (Jombang), Jenderal (Purn) Azwar Anas, dan para rektor dari berbagai perguruan tinggi negeri di Jawa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Sediakan 50 Bus untuk Pulangkan Demonstran 4 November

Kemenhub Sediakan 50 Bus untuk Pulangkan Demonstran 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 10:25 WIB

Satu Korban Tewas Demo 4 November karena Asma

Satu Korban Tewas Demo 4 November karena Asma

News | Sabtu, 05 November 2016 | 10:04 WIB

Pelaku Kericuhan Penjaringan Diduga Bukan Peserta Demo 4 November

Pelaku Kericuhan Penjaringan Diduga Bukan Peserta Demo 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 08:34 WIB

Jokowi Sebut Demo Ricuh Ditunggangi Aktor-aktor Politik

Jokowi Sebut Demo Ricuh Ditunggangi Aktor-aktor Politik

News | Sabtu, 05 November 2016 | 06:25 WIB

Jokowi Pimpin Rakor Bahas Situasi Pascademonstrasi di Istana

Jokowi Pimpin Rakor Bahas Situasi Pascademonstrasi di Istana

News | Sabtu, 05 November 2016 | 06:18 WIB

Jelang Subuh, Massa Pendemo Tinggalkan DPR

Jelang Subuh, Massa Pendemo Tinggalkan DPR

News | Sabtu, 05 November 2016 | 06:14 WIB

Pendemo Meninggal, Polda Metro:  Itu karena Asma

Pendemo Meninggal, Polda Metro: Itu karena Asma

News | Sabtu, 05 November 2016 | 03:58 WIB

Video: Demo 4 November Rusuh, Demonstran Bakar Mobil

Video: Demo 4 November Rusuh, Demonstran Bakar Mobil

Video | Sabtu, 05 November 2016 | 03:48 WIB

Kapolda Kalbar Bubarkan Massa di Jalan Gajah Mada

Kapolda Kalbar Bubarkan Massa di Jalan Gajah Mada

News | Sabtu, 05 November 2016 | 05:10 WIB

Pascabentrok, Polisi Masih Bersiaga

Pascabentrok, Polisi Masih Bersiaga

News | Sabtu, 05 November 2016 | 00:29 WIB

Terkini

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB