Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?

Reza Gunadha

Kamis, 04 Mei 2017 | 12:52 WIB
Perempuan di Desa Madora Tak Boleh Pakai Ponsel, Kenapa?
Ilustrasi ponsel pintar rusak (Shutterstock).

Suara.com - Madora, perkampungan muslim di Negara Bagian Uttar Pradesh, India, membuat peraturan aneh yang mendiskriminasi hak kaum perempuan.

Pasalnya, seperti dilansir AFP, Rabu (3/5/2017),  Khap Panchayats atau organisasi adat desa itu melarang seluruh perempuan menggunakan telepon selular.

Peraturan yang diterapkan sejak Selasa (2/5) itu, ditujukan agar perempuan desa tersebut jarang berinteraksi dengan pria sehingga meminimalisasi jumlah kasus kawin lari atau pernikahan tak disetujui keluarga.

Kalau peraturan itu dilanggar, Khap Panchayats desa Madora akan menghukum perempuan yang bersangkutan dengan denda USD325 atau setara Rp4 juta.

Bagi warga setempat yang mayoritas miskin, jumlah denda itu terbilang sangat mahal. Mereka terpaksa harus bekerja keras dan menabung selama berbulan-bulan agar mendapat uang senilai itu.

Namun, Kepala Kepolisian Uttar Pradesh Arun Kumar Singh menegaskan, bakal memanggil anggota Khap Panchayats karena dianggap melanggar konstitusi.

“Kami sudah mendapat laporan soal peraturan itu. Tentu saja, aturan itu tak sejalan dengan konstitusi. Kami akan menindak hal tersebut,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Istri, Sang Putra Tega Usir Ibu Kandungnya yang Sudah Uzur

Demi Istri, Sang Putra Tega Usir Ibu Kandungnya yang Sudah Uzur

News | Minggu, 30 April 2017 | 10:19 WIB

Diam-diam Nabung untuk Nikahi Pacar, Kisah Cinta Pria Ini Tragis

Diam-diam Nabung untuk Nikahi Pacar, Kisah Cinta Pria Ini Tragis

Tekno | Jum'at, 28 April 2017 | 06:15 WIB

Satu Jam Meninggal Dunia, Perempuan Ini Kembali Hidup

Satu Jam Meninggal Dunia, Perempuan Ini Kembali Hidup

News | Jum'at, 28 April 2017 | 06:00 WIB

Unik! Kiper Ini Cetak Gol dari Kotak Penaltinya Sendiri

Unik! Kiper Ini Cetak Gol dari Kotak Penaltinya Sendiri

Bola | Kamis, 27 April 2017 | 03:33 WIB

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

'Kawin Lari', Suami Istri Ini Dianiaya dan Diarak Bugil

News | Senin, 24 April 2017 | 05:00 WIB

20 Tahun Tak Pernah Menang, Klub Sepak Bola Ini Sewa Penyihir

20 Tahun Tak Pernah Menang, Klub Sepak Bola Ini Sewa Penyihir

Bola | Senin, 24 April 2017 | 01:51 WIB

Berawal dari Facebook, Gadis Italia Nekat ke Jateng Temui Fikar

Berawal dari Facebook, Gadis Italia Nekat ke Jateng Temui Fikar

News | Sabtu, 22 April 2017 | 06:00 WIB

Dengar Suara Petir, Karyawan PJB di Pasuruan Meninggal Dunia

Dengar Suara Petir, Karyawan PJB di Pasuruan Meninggal Dunia

News | Sabtu, 22 April 2017 | 03:00 WIB

Kakek 75 Tahun Meninggal Usai Dibohongi 'Trump Sudah Digulingkan'

Kakek 75 Tahun Meninggal Usai Dibohongi 'Trump Sudah Digulingkan'

News | Sabtu, 22 April 2017 | 02:45 WIB

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

Warga Malaysia: Zakir Naik Punya Hak untuk Jadi Orang Idiot

News | Kamis, 20 April 2017 | 19:43 WIB

Terkini

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

×