Studi: Klakson Mobil Harus Diganti dengan Suara 'Bebek'!

Dythia Novianty

Senin, 03 Juli 2017 | 19:19 WIB
Studi: Klakson Mobil Harus Diganti dengan Suara 'Bebek'!
Klakson mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Jika Anda tidak tahan dengan suara keras dan menegangkan dari klakson mobil yang menggelegar, Anda tidak sendiri.

Tapi berbagai wilayah bisa jauh lebih tenang, setelah tim peneliti menemukan alternatif yang jauh lebih menyenangkan.

Setelah menguji berbagai jenis suara, tim dari Universitas Soongsil di Seoul, Korea Selatan, menemukan bahwa suara bebek akan melakukan pekerjaan dengan sempurna.

Plus, ini jauh lebih ramah bagi pejalan kaki, dibandingkan suara klakson keras.

Para ilmuwan membuat klakson'ah-oo-gah' klasik yang diperkenalkan pada tahun 1908, dan menciptakan suara yang terdengar seperti bebek buatan, yang bisa menarik perhatian orang dengan cara yang tidak terlalu menegangkan.

"Dalam penelitian kami, kami menggunakan sumber suara klakson yang ada, namun membuat beberapa modifikasi mengenai volume dan ritmenya dengan durasi waktu dengan menambahkan power controller," ujar Peneliti utama Profesor Myung-Jin Bae.

Bae juga mengungkapkan, suara klakson baru itu bisa segera mengingatkan bahaya pada pejalan kaki, sekaligus dapat mengurangi ketidaknyamanan dan tekanan suara.

Klakson suara bebek mampu mengingatkan orang terhadap bahaya, namun melakukannya tanpa mengganggu ketenangan.

Sekelompok 100 pendengar tes, mengevaluasi suara yang berbeda untuk kualitas, stres dan kenyaringan, dengan suara bebek keluar di atas.

baca juga

Profesor Bae mengatakan, klakson bisa membuat suara keras dengan tenaga rendah, namun volumenya tidak mudah dikendalikan.

"Dalam penelitian ini, ketika seorang supir menekan sebuah klakson, suara keras 110dB atau lebih tidak dikirim langsung ke pejalan kaki," ujarnya.

Menurut dia, sebuah klakson mobil yang kurang mengejutkan, bisa berkontribusi pada keselamatan di jalan raya karena kurang mengganggu pengemudi. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klakson 'Telolet' Mulai Dapat Keluhan di Bengkulu

Klakson 'Telolet' Mulai Dapat Keluhan di Bengkulu

News | Selasa, 27 Desember 2016 | 10:57 WIB

Polisi: Klakson Telolet Tidak Standar

Polisi: Klakson Telolet Tidak Standar

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 18:20 WIB

Polisi Akan Tilang Kendaraan Pakai Klakson Telolet, Ini Alasannya

Polisi Akan Tilang Kendaraan Pakai Klakson Telolet, Ini Alasannya

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 12:26 WIB

Terkini

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke  Kuta Tengah

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah

Sumut | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

News | Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 14:21 WIB

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

News | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

Republik Makan Siang: Keselamatan yang Tersisih demi Perut yang Kenyang

Republik Makan Siang: Keselamatan yang Tersisih demi Perut yang Kenyang

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

Bencana Datang Beruntun, Tapi Anggaran Penanggulangan Paling Rendah, Purbaya: Tak Perlu Khawatir!

Bencana Datang Beruntun, Tapi Anggaran Penanggulangan Paling Rendah, Purbaya: Tak Perlu Khawatir!

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:10 WIB

×