SuaraBandung.id - Ustad Abdul Somad menyoroti gerakan mahasiswa yang tidak ada dalam kasus pengungkapan pembunuhan sadis Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo.
UAS sapaan Ustaz Abdul Somad, mengatakan jika suatu saat nanti mahasiswa sudah tidak berani lagi menuarakau sesuatu kebenaran, maka disarankan untuk menyerahkan kepada emak-emak.
"Jadi kalian adik-adik mahasiswa jika tidak punya kekuatan dan keberanian seperti ibu Yosua Hutabaratbarat, serahkan saja ke eman-eman," kata Abdul Somad.
Pernyataan itu UAS kemukakan saat mengomentari bagaimana ibu dari Brigadir J menangis bahkan menjerit meminta keadilan.
Seperti diketahui jika duka atas meninggalnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dirasakan rakyat Indonesia.
Namun untuk mengungkap itu semua, tak ada yang berani lantaran sosok di balik itu semua seorang jenderal.
Namun, kasus tersebut kasus tersebut mulai membuka tabir kebenaran meski belum sepenuhnya terpecahkan.
Kasus tersebut bisa terbuka setelah ibu dari Brigadir J menjerit kehilangan sang anak dan meminta peti mati untuk dibuka.
"Maaaaaaaaa, buka," kata UAS menirukan jerit ibunda Brigadir J yang akhirnya membongkar skenario indah yang didukung kolaborasi oknum-oknum yang ada di tubuh Polri.
Kasus kematian Brigadir J ini tak pernah luput dari perhatian. UAS mengatakan, publik seolah telah menunggu-nunggu setiap fakta yang terkuak dari kasus pembunuhan Brigadir J.
Meski lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, namuan publik berharap semua tuntas dengan jatuhnya hukuman setimpal dan seadil-adilnya.
Ustaz Abdul Somad ikut memberikan pandangan mengenai pembunuhan Brigadir J yang saat ini mulai menemui titik terang.
Ustaz asal Riau ini mengutarakan pandangannya dalam Acara Dialog Nasional “Islam adalah Elemen Kekuatan NKRI” pada Sabtu (20/8/2022).
Pernyataan UAS ini menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah media, satu di antaranya akun Instagram @rumpi_gosip sejak Kamis (25/8/2022).
Dikatakan UAS dengan suara yang khas, meski kasus pembunuhan Brigadir J masih menjalani proses penyelidikan yang semakin berliku, tetapi ada kekuatan ibu yang luar biasa.
![Ustaz Abdul Somad unggah video doa Habib Rizieq. [Instagram @abdulsomadofficial]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2022/08/27/1-ustaz-abdul-somad-unggah-video-doa-habib-rizieq.jpg)
Kekuatan seorang ibu yang dikatakan UAS mampu meruntuhkan skenario awal kasus pembunuhan tersebut.
“Tapi jangan lupa, kenapa semuanya ini bisa muncul," kata UAS.
"Padahal semuanya sudah berkolaborasi yang begitu indah dengan konferensi pers yang sempurna, perfect, kenapa bisa batal semua?” kata Ustaz Abdul Somad.
UAS mengatakan, kasus menjadi terang benderang lantaran ada seorang ibu yang menjerit.
“Karena ada seorang ibu (ibunda Brigadir J) yang menjerit," kata UAS.
"Dia (ibunda Brigadir J) meminta itu peti dibuka. Mahasiswa tidak berani," kata Abdul Somad.
Lantas Abdul Somad menyinggung dan menyindir gerakan mahasiswa dalam kasus kematian Brigadir J.
"Jadi kalau mahasiswa tidak berani dan tidak memiliki kekuatan seperti ibu dari Yosua Hutabarat, serahkan kepada emak-emak. Itu kekuatan ibu yang luar biasa,” terangnya.
Ternyata unggahan berisi potongan video UAS ini langsung direspons positif dari netizen.
“Doa ibu yang berbisik di keheningan malam saja menembus arsy, apalagi doa yang diucapkan dengan lantang dalam keadaan terdzolimi. Naluri seorang ibu tidak bisa dikelabuhi,” tulis @nam.namira17.
“Kekuatan doa seorang ibu, sepandai-pandainya, setinggi apa sebanyak apapun uang. Ketika Allah berkehendak hancur skenario, mereka lupa ada Allah ya,” tulis @mirce227.
“Betul sekali pak ustaz. Ya Allah tunjukanlah yang sebenar-benarnya,” tulis @bekti4846.
“Bener banget, kalo dipikir-pikir semua yang terlibat orang paling berkuasa, udah dirancang oleh profesional. Qodarullah kebongkar juga. Da ibu emang luar bisa,” tulis @pusatbocimurah_pekalongan.
Sumber: SuaraJogja.id
Kontributor : Gita Putri Rahmawati