SuaraBandung.id - Publik masih ingat betul ucapan penuh haru Putri Candrawathi saat berada di Mako Brimob.
Ketika itu Putri Candrawathi datang dengan alasan memberikan pakaian untuk Ferdy Sambo yang baru saja diamankan di Mako Brimob.
Tangis Putri pecah di Mako Brimob pada Minggu (7/8/2022) malam, lantas jadi perhatian.
Saat itu Putri Candrawathi menyatakan ketulusan cintanya pada sang suami, Ferdy Sambo yang saat itu tak bisa dia katakan langsung di hadapan belahan jiwanya.
Pernyataan Putri Candrawathi tersebut sepertinya diharapkan agar Ferdy Sambo dan keluarga kuat menjalani cobaan dan ujian yang di hadapinya.
“Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya,” ucap Putri di Kelapa Dua, Depok.
“Saya mohon doa, biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini,” ucapnya.
“Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” imbuhnya.
Ucapan Putri tersebut benar-benar terbukti, setidaknya saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di Saguling dan Duren Tiga pada Selasa (30/8/2022).
Beberapa kali Putri yang dengan kekacauan hati dan pikiran dihadapkan pada kasus besar, mencoba untuk menyisipkan rasa cintanya pada suami, Ferdy Sambo yang saat itu juga hadir sebagai tersangka.
Pemandangan Putri yang mencoba mencurahkan rasa cintanya pada Ferdy Sambo terekam kamera.
Momen romantis yang ditunjukkan oleh Putri Candrawathi kepada suaminya, seolah menjadi bumbu dalam kasus besar yang ancamannya adalah hukuman mati untuk keduanya.
Peluk cium di Saguling
Momen rekonstruksi Putri dan Sambo ini terlihat saat memasuki adegan ke-71.
Saat itu adegan terlihat di depan rumah dinas. Tampak Putri dan Ferdy Sambo bersama.
Apakah momen tersebut benar adanya tentang kecintaan Putri yang lama tidak bertemu, atau memang bagian rekonstruksi pembunuhan, belum diketahui lantaran tidak ada penjelasan.