SuaraBandung.id - Publik media sosial masih dibuat gemas atas perseteruan Pesulap Merah dengan pawang hujan Mbak Rara.
Bahkan Pesulap Merah mengatakan jika pawang hujan bisa mengendalikan cuaca sebagaimana diungkap Mbak Rara, pemadam kebakar bisa "dibubarkan".
Kabar terbaru tentang perseteruan Pesulap Merah dengan Mbak Rara adalah soal ancaman somasi.
Kabarnya pawang hujan, Mbak Rara melayangkan somasi kepada dirinya.
Namun ancaman Mbak Rara ini rupanya tak membuat Pesulap Merah gentar.
Pesulap Merah justru menyindir Mbak Rara yang disebutnya orang sakti lantaran bisa mengendalikan hujan.
Dikutip dari MataMata -jaringan Suara.com, Pawang Merah mengaku tidak mempedulikan somasi dari Mba Rara.
Ditemui di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat (2/9/2022), Pesulap Merah rupanya lebih memilih sibuk dengan aktivitasnya daripada memikirkan somasi Mbak Rara.
"Ya sudah, biarin saja. Kenapa memangnya?" ucap Pesulap Merah mempertanyakan kenapa dirinya harus memikirkan somasi Mbak Rara.
Pesulap Merah bahkan menegaskan, tidak akan memenuhi tuntutan Mbak Rara, agar dirinya mau meminta maaf atas dugaan pelecehan.
Sang pesulap merah berkilah, jika dirinya tidak pernah menyebut nama Mbak Rara.
"Saya nggak nyebut nama dia (Mbak Rara) juga. Saya bahas (pawang hujan) itu nggak satu orang, bukan cuma bahas satu orang," kata Pesulap Merah.
Lantas, Pesulap Merah mengatakan jika apa yang dilakukan Mbak Rara adalah sikap berlebihan. "Ini orang (Mbak Rara) aneh banget," kata Pesulap Merah.
Sebelumnya, Mbak Rara menuntut maaf dilakukan Pesulap Merah atas pernyataan di media sosial terkait pekerjaan pawang hujan.
Bahkan Mba Rara menggandeng kuasa hukumnya Minola Sebayang, memberi waktu pada Pesulap Merah untuk meminta maaf dalam waktu 3x24 jam.
Kuasa hukum Mbak Rara meminta Pesulap Merah untuk meminta maaf secara langsung atau lewat media sosial.
"Kalau tidak melakukan permohonan maaf (Pesulap Merah), tentu kami akan melakukan upaya hukum," kata Minola Sebayang sebelumnya.
Jika Pesulap Merah tidak memperdulikan somasi tersebut, pawang hujan Mbak Rara tak segan akan menyeret ke ranah hukum.
Sebelumnya, Pesulap Merah pernah mengomentari keberadaan pawang hujan Mbak Rara dalam gelaran MotoGP Mandalika lewat sebuah unggahan di Instagram pada 20 Maret 2022.
Dia menyinggung jika apa yang dilakukan pawang hujan sebagai stand up comedy yang kurang lucu.
"Stand up comedy-nya cukup bagus, tapi kurang lucu dan terkesan terlalu menghayal. Tingkatkan lagi kemampuan stand up comedy-nya ya, Bu (diduga ke Mbak Rara)," tulis Pesulap Merah.
Selain itu, Pesulap Merah mempertanyakan keabsahan kerja pawang hujan yang katanya dipercaya bisa mengontrol cuaca.
"Kalau pawang hujan efektif, buat apa ada pemadam kebakaran? Setiap ada kebakaran, suruh saja dia turunin hujan," kata Pesulap Merah di unggahan yang sama.