Petugas Partai Naikkan Harga BBM, Sejumlah Politisi PDIP yang Jadi DPO" Netizen

Suara Bandung

Minggu, 04 September 2022 | 17:07 WIB
Petugas Partai Naikkan Harga BBM, Sejumlah Politisi PDIP yang Jadi DPO" Netizen
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dulu saat oposisi paling retool told kenaikan BBM. Sekarang sedans berkuasa Malay "menghilang". (Dok. DPP PDIP)

SuaraBandung.id – Menyesal selalu dating di akhir. Dulu dipuja sekarang dihujat. Itulah gambaran netizen yang selama ini menilai kebijakan Presiden Joko Widodo selalu pro rakyat.
 
Di tengah situasi ekonomi yang belum stabil usai badan Covid-19, Presiden Jokowi yang merupakan petugas partai PDIP memutuskan memangkas subsidi BBM yang masih dibutuhkan rakyat.
 
Walhasil, harga BBM bersubsidi naik, dan disebut-sebut akan semakin menyengsarakan rakyat.
 
Atas keputusan Jokowi ini, masyarakat Indonesia bak terkena prank. Sempat “rem gas” seolah cek ombak, Jokowi akhirnya resmi mengumumkan BBM naik pada Sabtu (3/9/2022) siang. 
 
Jokowi resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dari Rp760 menjadi Rp10.000 per liter. Sementara Solar menjadi Rp6.800 per liter.
 
Keputusan Jokowi ini kemudian menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat luas. 
 
Di saat arus utama di Senayan yang merupakan wakil rakyat sudah tak terdengar suaranya, media sosial pun gaduh.
 

 

Megawati dan Puan nangis [witter/@ekowboy2]

Berbagai platform media sosial langsung diramaikan dengan beragam respons yang didominasi kritik pedas pada Jokowi dan partai pengusungnya, PDIP. 
 
Termasuk berupa sindiran pedas terutama untuk sejumlah nama tokoh publik, misalnya Ketua DPR RI, Puan Maharani.
 
Di rezim SBY, Puan Maharani sampai nangis-nangis meminta agar BBM tidak naik. Kini anak Megawati itu jadi “DPO” netizen.
 
Netizen ramai-ramai memasang foto adegan Puan sedang meneteskan air mata di parlemen.
 
Bukan cuma Puan, emaknya juga, Megawati Soekarnoputri mendadak banyak dicari publik. 
 
Lalu politikus PDI Perjuangan lain seperti Rieke Diah Pitaloka juga ditandai banyak warganet.
 
Rupanya warganet mendesak supaya figur-figur publik itu kembali menangis, sebagaimana mereka pernah melakukannya untuk memprotes kenaikan BBM di era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Tahun 2008 lalu, pemerintahan SBY berencana menaikkan harga BBM. 
 
Kebijakan ini rupanya disambut dengan sangat reaktif oleh sejumlah pihak, bahkan elit PDIP sampai meneteskan air mata karenanya.
 
Air mata Megawati seolah tak terbendung saat membahas hal tersebut di Rakernas PDI Perjuangan di Makassar, Sulawesi Selatan pada 27 Mei 2008. 
 
Ia mengaku ikut sakit hati melihat kemiskinan di Indonesia yang salah satunya diakibatkan oleh kenaikan harga BBM.
 
Ketika itu PDIP yang oposisi mengatakan, rakyat NKRI sedang lapar, ekonomi sulit, angka kemiskinan tinggi.
 
"Banyak rakyat lapar karena tingginya angka kemiskinan, tidak mendapatkan pendidikan yang bagus, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," ujar Megawati dengan suara parau karena menahan tangis.
 
Megawati yang saat itu ada maunya, yakni mencalonkan diri di Pilpres 2009 itu terlihat beberapa kali mengusap air matanya. 
 
Dia mengaku ikut sedih Ketika melihat rakyat menderita. Padahal kata Megawati kekayaan Indonesia sangat berlimpah, tapi rakyatnya miskin.
 
"Saya sedih melihat rakyat banyak yang menderita, padahal kita punya banyak kekayaan alam, namun angka kemiskinan tinggi," katanya melanjutkan.
 
Bukan cuma Mega, putrinya yakni Puan Maharani juga ikut menitikkan air mata. 
 
Puan yang saat itu menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP menangis di Sidang Paripurna sebagai wujud protes kenaikan harga BBM.
 
Selain Puan, beberapa politikus PDIP lain juga menangis karena alasan serupa. Rieke Diah Pitaloka dan Ribka Tjiptaning misalnya, air mata keduanya juga tumpah saat meninggalkan ruang sidang.
 
Karena itulah, kini warganet terlihat juga mencari-cari Puan, Megawati, hingga Rieke untuk kembali memprotes kenaikan harga BBM yang baru diresmikan oleh Jokowi.
 
"@puanmaharaniri nanges la woi," desak warganet.
 
"Ini gak ada adegan nenek-nenek sama anaknya nangis lagi nih? Mana nih... ayo donk nangis," tulis warganet.
 
"Mana buku sakti anti naik BBM dari PDIP?" sindir warganet.
 
"Mpo oneng @riekediahp kok ga demo lagi, kemana mpo?" timpal yang lainnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Apa Ruang Arsip DPRD Jabar Mudah Terbakar? Dewan PDIP: Korsleting Listrik, Percikannya kena Karpet

Ada Apa Ruang Arsip DPRD Jabar Mudah Terbakar? Dewan PDIP: Korsleting Listrik, Percikannya kena Karpet

Bandung | Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Anak Buah Megawati Sebut Tersangka Baru Kasus Brigadir J Bukan Orang Sembarangan, Singgung Nama Irjen Ferdy Sambo

Anak Buah Megawati Sebut Tersangka Baru Kasus Brigadir J Bukan Orang Sembarangan, Singgung Nama Irjen Ferdy Sambo

Bandung | Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Orang dalam PDI Perjuangan Ingin Usung Puan Maharani Jadi Presiden, tapi Sebut Prabowo Kualitas Pemimpin Kelas Dunia

Orang dalam PDI Perjuangan Ingin Usung Puan Maharani Jadi Presiden, tapi Sebut Prabowo Kualitas Pemimpin Kelas Dunia

Bandung | Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:10 WIB

Survei: PDIP dan PKS Unggul, Gawat! Elektabilitas Partai NasDem Turun, Gara-gara Mengusung Anies Baswedan?

Survei: PDIP dan PKS Unggul, Gawat! Elektabilitas Partai NasDem Turun, Gara-gara Mengusung Anies Baswedan?

Bandung | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Terkini

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:53 WIB

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:46 WIB

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:45 WIB

×