SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha mengungkapkan mengenai cara mandi junub yang baik dan benar.
Mandi junub merupakan proses membersihkan diri dari hadas besar dan sifatnya wajib bagi seorang muslim.
Maka dari itu jika mandi junub nya tidak benar maka tidak sah. Dan apabila tidak sah maka ibadahnya juga tidak sah.
Gus Baha mewanti-wanti agar setiap muslim melakukan mandi junub dengan baik dan benar agar ibadahnya nanti diterima oleh Allah SWT.
Lantas, bagaimana mandi junub yang baik dan benar itu?
Seperti dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Petunjuk Hati Id, Jumat (9/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkapkan bahwa niat mandi junub itu pada saat tubuh disiram air.
"Ketika waktu mandi junub diawali dari kepala, ya sudah kepala itu awalul gusli (awal basuhan), kalau kamu siram wajah dulu berarti wajah awalul gusli," ucap Gus Baha.
Maksud dari awalul gusli adalah awal basuhan, dan pada saat itulah kita harus niat menghilangkan Hadas besar.
Lalu apabila terdapat air mani di tubuh, maka jangan disiram dulu.
“Karena misalkan ada sisa air mani pada tubuh kita, jika langsung disiram air yang melewati air mani tadi berpotensi menjadi mutagoyir (berubah) karena mani tadi."
Yang berarti, syarat mandi junub atau wudhu jangan sampai ada sesuatu yang merubah air pada tubuh kita.
"Syarat mandi junub atau wudhu memang seperti itu, jangan sampai ada sesuatu yang merubah air, semisal sabun, shampo, atau air mani tadi." Ucap Gus Baha.
Maka, jika sedang mandi junub itu harus fokus dulu, jangan pakai sabun atau shampo dulu sampai selesai adusnya.