SuaraBandung.id - Nama istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi benar-benar "seksi" dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Kejadian pembantaian di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (7/8/2022), menyisakan trauma mendalam bagi rakyat Indonesia.
Dalam kasus pembunuhan berencana ini ada lima tersangka utama yang ditetapkan dalam kasus meninggalnya Brigadir J.
Melihat proses pengungkapan yang makan waktu banyak dan dinilai adanya dugaan mengenyampingkan fakta hukum jika Putri harus segera ditahan.
Akan tetapi hingga saat ini, pihak Mabes Polri masih memberikan kesempatan pada Putri mengurus bayi di luar penjara.
Atas kejadian itu mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara meminta Kapolri segera mencopot Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.
Bukan itu saja Deolipa Yumara juga mengatakan, Mabes Polri juga harus tegas mencopot Direktur Tindak Pidana Umum, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.
Deolipa mengatakan jika apa yang dilakukan keduanya ini diduga atas pelanggaran prosedur dalam penanganan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Tak tanggung-tanggung, untuk menarik perhatian Presiden Jokowi dan Kapolri, Deolipa mengatakan akan mengirim surat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Deolipa terang-terangan mengatakan Mabes Polri diminta untuk memperlakukan khusus tersangka pidana.
Dia mengatakan jika pemerintah dan pimpinan di kepolisian diam saja, maka akan membuat diskriminasi dalam penegakan hukum di Indonesia.
Deolipa menduga ada persoalan dalam penegakan hukum yang memakan korban, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Melihat realita di lapangan yang hukumnya dijadikan panglima, justru tak sedikit wanita melahirkan di penjara.
Banyak juga ibu-ibu yang harus membesarkan anaknya dalam masa tahanan. Bukan itu saja, banyak juga ibu-ibu yang tetap ditahan, dan dipisahkan dari anak-anaknya.
Deolipa mengatakan, mengapa istri Ferdy Sambo hingga saat ini belum dimasukkan ke dalam sel tahanan.