Bripka RR Akui Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo 15 Menit Berduaan di Kamar, Sejak Itu Sikap Yosua Berubah

Suara Bandung | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 15:47 WIB
Bripka RR Akui Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo 15 Menit Berduaan di Kamar, Sejak Itu Sikap Yosua Berubah
Kolase foto Bripka RR dan Brigadir J. Bripka RR mengatakan Mika ada ketakutan Brigadir menembak Kuat Ma'ruf. (polar tv/@kadivpropam)

SuaraBandung.id – Saksi mata kejadian Magelang, Bripka RR mengatakan ada perubahan dari Brigadir J.
 
Dikatakan Bripka RR, Brigadir J sempat berduaan di kamar bersama istri Ferdy Sambo.
 
Saat itu dikatakan Bripka RR, Brigadir J bersama istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sekitar 15 menit di dalam kamar.
 
Peristiwa itu terjadi saat Bripka RR diminta istri Ferdy Sambo untuk memanggil Brigadir J ke kamarnya.
 
Saat mendapat perintah, Bripka RR saat itu melihat Putri Candrawati di dalam kamar dalam posisi berbaring.
 
"Akhirnya kan dia melihat juga ibu (istri Ferdy Sambo) ya. Ibu di kamar, berbaring di kamar,” kata kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar.
 
Kemudian, kata Erman, Bripka RR bertanya pada istri Ferdy Sambo. “Ada apa bu?” kata Erman menirukan pertanyaan Bripka RR pada istri Ferdy Sambo.
 
“Dia (Bripka RR) nggak menjelaskan ibu. Tapi tanya ‘mana Yosua’, dipanggil lah ke bawah,” jelasnya.
 
“Dipanggil ke bawah, sambil  dia nanya ‘ada apa Yosua?’, ‘ya nggak tau tuh’ 'dia marah-marah, ga tau tuh om kuat kok marah-marah sama saya’," jelas Erman.
 
Saat itu, naiklah Brigadir J dan Bripka RR menuju kamar istri Ferdy Sambo.
 
"Akhirnya, dia (Bripka RR dan Brigadir J) naik lah berdua, ‘nah ayo, kamu tadi ibu nanya kamu’” kata Erman menirukan pembicaraan Bripka RR dan Brigadir J. 
 
“Naik lah ke atas. Masuk. Si Yosua masuk kamar, duduk. Ibunya berbaring setengah dua baring bantal,” katanya. 
 
Saat itu Bripka RR langsung ke luar kamar dan meninggalkan Brigadir J dan istri Ferdy Sambo berduaan di kamar.
“Tapi si RR nggak nungguin. Dia balik, sambil nunggu di luar takutnya kejadian apa-apa kan,” ucap dia. 
 
“Itu aja. Tapi dia nggak denger kejadian apa, pembicaraan, nggak," kata Erman melanjutkan.
 
Ketika Brigadir J keluar kamar, Erman mengatakan Bripka Ricky sempat kembali menanyakan peristiwa yang terjadi.
 
Saat itu, kata Erman, Brigadir J mengatakan tidak ada masalah apa-apa.
 
"Dia (Brigadir J) turun diikuti (Bripka RR) ke bawah,” kata dia.
 
“Ditanya lagi ke Yosua, ‘Yosua ada apa sih?’. Tadi kan kalau pertama dia bilang si kuat marah-marah nggak karuan,” kata dia. 
 
“Kalau sekarang ditanya ‘udah gak ada apa-apa kok bang’. Nah jadikan nggak ada selama di Magelang gak mendapatkan informasi tentang itu," ucap Erman.
 
 

Bripka RR tidak bisa bicara

Ilustrasi wajah mendiang Brigadir J, istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi, dan Kuat Ma'ruf. [baliputra sundana]
Ilustrasi wajah mendiang Brigadir J, istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi, dan Kuat Ma'ruf. (sumber: baliputra sundana)

Dikatakan Bripka RR dari pengakuan Kuat, jika Brigadir J naik turun tangga di Magelang. 
 
Saat itu Kuat juga mengatakan tidak tahu apa apakah hal itu terkait pelecehan seksual atau tidak.
 
"Karena kesannya Kuat (KM), si Yosua (Brigadir J) pernah dia lihat kayak ngendap naik turun tangga,” kata Erman. 
 
Saat ditanya Kuat, Brigadir J malah lari yang akhirnya menimbulkan kecurigaan. 
 
“Ditanya ada apa? Dia (Brigadir J) lari, jadi menimbulkan pemikiran yang negatif. Tapi tidak tahu, apakah ada pelecehan, kita tidak tahu, si anu tidak tahu," jelasnya.
 
"Si Richard (Bharada E) yang ditelepon. Pas balik, dilihat di lantai satu nggak ada orang,” katanya lagi. 
 
“Naik ke atas (Bripka RR dan Bharada E) itu lah ketemu Kuat dalam keadaan tegang,” ucapnya lagi. 
 
“Kayak ngamuk ditanya ada apa? dibilang "Itu nggak tahu si Yosua"," jelas dia.
 
Ketika itu Bripka RR melihat yang ada di kamar hanya ada Susi dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
 
Kemudian, tak lama kemudian Brigadir J terlihat ingin menemui Putri Candrawathi di dalam kamar.
 
Akan tetapi, saat itu Langkah brigadier J terhenti oleh Kuat Ma’ruf yang sudah memegang pisau.
 
"Terus si Yosua (Brigadir J) masih berupaya lagi mau ketemu sama ibu (istri Ferdy Sambo). Ditahan pakai pisau oleh si Pak Kuat (KM),” katanya. 
 
Bripka RR saat itu kebingungan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Itu jadi alasan Bripka RR tidak berbicara apa-apa saat ditanya Ferdy Sambo di rumah Saguling.
 
“Akhirnya kan Bripka RR jadi bingung. Jadi nggak tahu lah. Makanya dia (Bripka RR) nggak bisa bicara sama Pak Sambo," ungkap Erman.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brigadir J Tak Tahu Senjatanya Disembunyikan, Bripka RR Takut Kuat Ma'aruf yang Membawa Pisau Ditembak

Brigadir J Tak Tahu Senjatanya Disembunyikan, Bripka RR Takut Kuat Ma'aruf yang Membawa Pisau Ditembak

| Rabu, 14 September 2022 | 15:19 WIB

Bharada E dalam Bahaya, Pengacara: Ada Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

Bharada E dalam Bahaya, Pengacara: Ada Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

| Rabu, 14 September 2022 | 11:38 WIB

Bharada E dalam Bahaya, Cium Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

Bharada E dalam Bahaya, Cium Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

| Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB

Perintah Tembak Brigadir J, 'Saya Suruh Tembak Itu Lututnya Bukan Bunuh', Komnas HAM: kan Bisa Gitu?

Perintah Tembak Brigadir J, 'Saya Suruh Tembak Itu Lututnya Bukan Bunuh', Komnas HAM: kan Bisa Gitu?

| Rabu, 14 September 2022 | 09:18 WIB

Terkini

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Bogor | Senin, 13 April 2026 | 18:20 WIB

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:20 WIB

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 18:19 WIB

5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala

5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 18:18 WIB

Perkuat Kolaborasi, Holding UMi BRI Tegaskan Dukungan Nyata untuk Ekonomi Rakyat

Perkuat Kolaborasi, Holding UMi BRI Tegaskan Dukungan Nyata untuk Ekonomi Rakyat

Sumut | Senin, 13 April 2026 | 18:16 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan

Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 18:13 WIB

Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK

Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK

Riau | Senin, 13 April 2026 | 18:12 WIB