SuaraBandung.id - Akhlak seseorang dapat terlihat dari perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh orang itu secara spontan.
Akhlak mulia pada diri seseorang bukan muncul begitu saja, melainkan dengan melatih jiwa sehingga sifat-sifat baik dapat melekat dalam diri orang itu.
Lalu, apa kunci sukses untuk meraih akhlak mulia?
Jawaban atas pertanyaan itu diungkapkan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 21 September 2022, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengatakan bahwa orang yang sukses berakhlak mulia adalah orang yang pandai memilah dan memilih antara hal yang boleh diucapkan dan tidak boleh diucapkan.
"Bagaimana orang itu sukses berakhlak mulia, dengan memegang kunci ini, kalau dia sudah pandai memilah dan memilih, antara hal yang boleh diucapkan dan tidak diucapkan, kemudian dia mengambil yang boleh diucapkan," kata Buya Yahya.
"Dan di antara yang boleh diucapkan itu pun dipilih lagi, yang berguna dan tidak berguna. Maka orang ini adalah orang yang berkualitas di dalam beragama," tambah Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menyampaikan bahwa seseorang disebut memiliki akhlak mulia apabila tutur kata yang dikeluarkannya tepat waktu.
Baca Juga: Allah Berikan Jalan bagi Ibu yang Berdoa dalam Keadaan Ini, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Mengeluh!
"Akhlaknya mulia karena apa, tutur katanya itu mesti tepat pada waktunya dan kalau yang diomongkan pasti berguna," kata Buya Yahya.
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa orang yang berkakhlak mulia akan mudah disenangi oleh orang lain dan ucapannya dapat dijadikan ilmu.
"Siapapun akan senang dan dia akan berguna, akan dianggap menjadi hamba-hamba yang menyenangkan untuk yang lainnya. Orang duduk dengan dia mengambil faidah dan dengar omongannya sebagai ilmu," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menegaskan bahwa apa yang diucapkan oleh orang yang berakhlak mulia selalu mengandung makna bagi orang yang mendengarnya.
"Dan tidak akan menyita waktu orang lain karena dia berbicara dengan sesuatu yang tidak berguna, jadi kalau ngomong, ada maknanya," pungkas Buya Yahya.