"Lalu dia meminta maaf kalau ada kesalahan selama ini," kata Kamaruddin.
Di sana juga Brigadir J meminta Vera Simanjuntak untuk membuka hati pada lelaki lain.
Brigadri J saat itu juga mengatakan soal rencana pernikahan yang tidak mungkin terjadi.
"Karena tidak mungkin lagi menikahinya, karena dia sudah diancam," kata Kamaruddin.
Dikata Vera jika Brigadir J dituding membuat istri Ferdy Sambo sakit-sakitan.
"Almarhum (Brigadir J) dituduh oleh skuad-skuad lama membuat ibu sakit, yang dimaksud ibu PC (Putri Candrawathi)," katanya.
Di sana Vero bertanya pada Brigadir J, apakah memukul istri Ferdy Sambo hingga membuatnya sakit.
Brigadri J menjawab hal itu sangat tidak mungkin sanggup dilakukannya pada istri Ferdy Sambo.
"Lalu Vera bertanya (ke Brigadir J), 'yang kau pukul dia itu?' 'Tidak ada yang saya pukul, mana berani saya pukul'," katanya.
Di sana Brigadir J mengatakan, dirinya dituding skuad lama sebagai penyebab istri Ferdy Sambo sakit.
"Tetapi dia dituduh oleh para skuad-skuad ini menyebabkan ibu sakit," ungkap Kamaruddin.
Kamaruddin lantas mengatakan, tudingan skuad lama yang menyatakan Brigadir J telah membuat Putri Candrawathi sakit-sakitan, dinilai sangat tidak logis.
Apalagi selama ini Putri dikenal menyayangki Brigadir J bahkan adik korban sama seperti pada anak sendiri.
Namun, skuad lama menilai kebaikan Putri pada Brigadir J dan adiknya, sangat tidak masuk akal.
"Tetapi informasi tentang ibu sakit gara-gara dia seperti tidak logis. Pada tanggal 1 Ibu PC (istri Ferdy Sambi) masih membagi-bagi hadiah kepada adik dari pada almarhum yaitu Rp 5 juta, dompet merek Pedro dan Tas," kata Kamaruddin.