SuaraBandung.id - Ada penampakan tak biasa di dalam ruang sidang yang menggandakan sidang Bharada E atas dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Tampak dalam rekaman video Youtube suara.com, Bharada E awalnya menghadap hakim dalam keadaan sikap sempurna.
Setelah itu Bharada E menuju tempat duduk yang disiapkan di mana di sebelah kanannya berderet pengacara yang siap membelanya.
Tak lama kemudian, terlihat dalam rekaman satu per satu keluarga Brigadir J masuk ke dalam ruang sidang.
Ayah mendiang Brigadir J lebih dulu masuk lalu duduk di kursi yang sudah tersedia.
Kemudian langkah ayah mendiang Brigadir J disusul anggota keluarga lainnya, yang juga langsung duduk di kursi barisan depan.
Tak lama setelah keluarga mendiang Brigadir J duduk, Bharada E terlihat berdiri dari kursinya.
Bharada E langsung melangkahkan kakinya ke arah kedua orangtua Brigadir J yang sedang duduk.
Di sana terlihat Bharada E memburu kaki kedua orangtua Brigadir J, dalam posisi sungkem itulah Bharada E menangis dan meminta maaf atas tindakannya.
Terlihat Richard Eliezer alias Bharada E menangis usai bersimpuh dan meminta maaf pada orangtua Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Di sana, Bharada E meminta maaf secara langsung terkait atas perbuatannya yang menembak Brigadir J.
Penembakan yang dilakukannya terhadap Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo yang diduga diperintah oleh Ferdy Sambo, membuat Bharada E benar-benar menyesalinya.
Bahkan Bharada E sampai menangis menahan sedih dan rasa penyesalan sambil bersimpuh di kedua kaki orangtua Brigadir J.
Kesedihan Bharada E ini buru-buru ditenangkan oleh kuasa hukumnya yang posisinya tak jauh dari Bharada E.
Sebagai informasi jika sidang kali ini menghadirkan keluarga Brigadir J sebagai saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang Bharad E.