SuaraBandung.id – Banyak bumbu-bumbu kehidupan yang dibagikan anggota DPR RI, Dedi Mulyadi.
Sebagai lelaki yang susah 'dicarek', Dedi Mulyadi memiliki cara sendiri dalam memperlihatkan kebahagiaannya.
Di tengah proses perceraian atas gugatan sang istri Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi malah 'ngemodus' di Cianjur, tempat Ambu Anne lahir.
Seperti diketahui jika rumah tangga Ambu Ratna sapaan Anne dan Dedi Mulyadi, dalam proses cerai.
Awalnya Ambu Ratna tampak diam tentang proses gugat carai yang diajukannya ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Sejak mencuat gugatan cerai, Dedi Mulyadi begitu sangat mendominasi di media sosial, hingga akhirnya warganet berpihak pada Kang Dedi, sapaannya.
Namun seiring waktu, Ambu Ratna mulai tidak nyaman. Ambu Ratna mulai menyindir suaminya.
Jabatan dua periode Dedi Mulyadi di Purwakarta pun turun jadi kritikan Ambu Ratna dengan candaan khas Sunda.
Dan akhirnya media sosial diwarnai aksi keduanya yang saling lempar sindiran dalam beberapa kesempatan.
Nah belum lama ini, Dedi Mulyadi lagi-lagi menjadi sorotan. Ketika dirinya memberikan donasi bantuan untuk para korban gempa Cianjur, ada momen menarik yang dijadikan konten.
Dalam konten tersebut, Dedi Mulyadi malah terlihat sedang 'ngemodus' alias menggoda seorang wanita yang sedang di tenda pengungsian.
Dedi Mulyadi seolah menari penghiburan tentang duka lara digugat cerai sang istri.
Dalam proses cerai dari Ambu Anne, Dedi Mulyadi sepertinya makin cuek dan begitu sangat menikmati setiap proses kehidupan yang dijalaninya.
Candaan menggoda wanita pun jadi konten yang laris sebagai hiburan.
Dilihat dari vlog YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi Mulyadi terekam mendatangi beberapa tenda pengungsian.
Sambil penuh canda, Dedi Mulyadi menyatakan ketertarikannya pada seorang wanita.
Setelah lama 'mengintai', Dedi Mulyadi langsung mendatangi dan bertanya kepada wanita tersebut.
Dan rupanya, wanita tersebut mengaku belum menikah. Gadis bunga desa asal Cianjur itu juga melayani candaan Dedi Mulyadi dengan meminta dipromosikan melalui YouTube Dedi.
Dedi Mulyadi lantas memberondong pertanyaan pada si gadis desa yang cantik tersebut.
Kang Dedi Mulyadi menanyakan pada perempuan tersebut, mulai dari pekerjaan hingga usia.
Untuk memanggil wanita tersebut, Dedi Mulyadi sangat mesra menyebutnya Teteh, gadis muda asal Cianjur berusia 21 tahun.
Dari sana terdengar suara Dedi Mulyadi dan perempuan tersebut mendapat restu untuk dijodohkan meski usia beda jauh.
Dari sana bahkan Dedi Mulyadi berkelakar jika dia dan si teteh bisa jadi pasangan yang cocok untuk bersama.
"Saya sudah tua. Sudah 51 tahun. Jadi 51 sama 21 tahun, bedanya 30 tahun atuh," kata Dedi Mulyadi pada orangtua yang merupakan ayah si Teteh.
Kemudian Dedi Mulyadi menanyakan kondisi rumah si teteh yang dijawab dalam kondisi retak. "Gak ambruk cuma retak," kata si teteh menjawab Dedi Mulyadi.
Di sana Dedi Mulyadi kembali berkelakar yang diduga menggambarkan isi hatinya.
"Gak apa rumah cuma retak, asal jangan hati yang retak," kata Dedi Mulyadi disambut tawan pengungsi. (*)