SuaraBandung.id – Kang Dedi Mulyadi ungkap isi rumah keluarga sawah kulon dalam unggahan di kanal Youtube-nya baru-baru ini.
Ia mengitari seisi rumah untuk memperlihatkan isi rumah tersebut, dimulai dari halaman depan sampai ke dalam ruangan rumah.
Banyak lukisan terpajang di ruang depan rumah tersebut, salah satunya yang menyita perhatian ialah lukisan seorang bayi yang ternyata merupakan lukisan putri bungsu Dedi Mulyadi, Hyang Sukma Ayu.
Dalam lukisan tersebut dituliskan ‘Hyang Sukma Ayu, Kembang Harepan Kula’ yang bermaksud Hyang Sukma Ayu, bunga harapan hidup.
Sambil memperlihatkan lukisan Nyi Hyang, Kang Dedi Mulyadi mendoakan putrinya tersebut agar tumbuh menjadi anak yang memiliki visi dan bersikap lembut, serta tutur katanya tidak kasar.
“Tutur katanya harus terjaga. Kalau tutur kata seorang perempuan itu mencerminkan isi hati dan jati diri yang sebenarnya,” ucap Kang Dedi Mulyadi, dikutip dari kanal Youtube KDM Channel, Senin (5/12/2022).
Lanjut perlihatkan sudut lain dari rumah tersebut, Kang Dedi Mulyadi menuturkan betapa nyamannya rumah keluarga tersebut.
Meskipun rumah keluarga sawah kulon menyuguhkan kenyamanan, namun tetap saja hal ini tidak membuat istri dari Kang Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika betah menetap di rumah tersebut.
Kang Dedi Mulyadi menyebutkan saat pindahnya Anne Ratna Mustika dari rumah tersebut ke rumah dinas, istrinya itu tidak bicarakan kepindahannya kepada Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Gawat! Elkan Baggott Cedera Kepala Sampai Berdarah, Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022?
Menceritakan hal tersebut, Kang Dedi Mulyadi tetap tegar dan membiarkan hal tersebut, karena menurutnya tiap orang memiliki hak-nya masing-masing dalam menentukan pilihan hidupnya.
“Tempat ini nyaman banget, setelah pindah rumah dinas dan waktu pindah ke rumah dinas itu ya pindah, kalau jujur pindahnya gak bilang. Tapi udahlah itu kan cerita, setiap orang punya hak untuk menentukan pilihan hidupnya,”
Rumah keluarga Sawah Kulon tersebut menjadi tidak berpenghuni, namun diakui Kang Dedi Mulyadi, dirinya sering menginap di rumah tersebut selama dua kali dalam seminggu.
Selesai mengitari ruang depan rumah tersebut, Kang Dedi Mulyadi melanjutkan aktivitasnya untuk menuju beberapa tempat.
Namun sebelum pergi dari rumah tersebut, Kang Dedi Mulyadi menuturkan pentingnya menjaga sesuatu yang telah diraih dengan susah payah dan bagaimana seseorang bisa menyia-nyiakan suatu hal.
“Yang paling penting apa yang kita miliki harus kita nikmati, karena kita meraih sesuatu dengan susah payah. Orang yang meraih sesuatu dengan susah payah, maka dia akan berusaha untuk merawat dan menjaganya. Tetapi orang yang meraih sesuatu dengan mudah, maka dia sering menyia-nyiakannya,” pungkasnya.