SuaraBandung.id - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar pada Rabu 7 Desember 2022.
"Jadi memang betul tadi pagi telah terjadi peristiwa bom bunuh diri yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia dan 11 orang lainnya yang terdiri dari 10 Anggota dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka," beber Jenderal Pol Listyo Sigit di area Mapolsek Astanaanyar, Rabu 7 Desember 2022.
Kapolri pun mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi terkait anggotanya yang menjadi korban, sempat kritis dan meninggal dunia.
"Saat ini kita sedang terus melakukan pendalaman terkait dengan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang saat ini sedang berlangsung," jelasnya.
"Dan tentunya dari olah TKP ini langsung kita lakukan proses pencarian terhadap kelompok yant terafiliasi dengan pelaku yang ada di TKP," papar Jenderal Pol Listyo.
Ia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan sidik jari identik menyebutkan bahwa indentitas pelaku adalah Agus Sujatno yang biasa dikenal Agus Muslim.
"Yang bersangkutan pernah ditangkap dalam peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum selama 4 tahun pada tahun 2014. Dan di bulan September 2021 lalu yang bersangkutan bebas," tuturnya.
Jenderal Pol Listyo mengatakan, tentu saja kegiatan yang bersangkutan diikuti. "Namun demikian yang bisa kami jelaskan bahwa pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung Jawa barat, dan saat ini tim terus bekerja untuk bisa menuntaskan perisitiwa yang terjadi," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, ledakan bom bunuh diri terjadi pada pukul 08.20 di Mapolsek Astanaanyar, Rabu 7 Desember 2022. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak sembilan orang luka-luka dan dua orang meninggal dunia.
Baca Juga: Jelang AFF Elkan Baggott Dikabarkan Cedera, Ini Respon Publik