SuaraBandung.id – Siapa sangka seorang pemulung yang notabennya punya keterbatasan dalam pendidikan, ternyata bisa menghafal nama-nama pejabat di Indonesia hingga presiden dunia.
Diketahui pemulung itu bernama Samsudin yang tak sengaja bertemu dengan Dedi Mulyadi atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi yang baru saja pulang berkegiatan dari Jakarta menuju rumahnya di Lembur Pakuan Subang.
Kang Dedi Mulyadi pun menceritakan pertemuannya dengan Samsudin yaitu ketika dirinya melihat dari kejauhan seorang pria yang sedang memikul karung ditengah derasnya hujan. Rupanya pria tersebut bernama Sambudin yang berprofesi sebagai pencari rongsokan di pinggir jalan tol.
Dan ternyata keterbatasan ekonomi dan jenjang pendidikan tak membuat seseorang tertinggal informasi dan pengetahuan baru.
“Eh, Pak Dedi ya,” ujar Samsudin saat dihampiri.
Ia menceritakan selama ini tinggal di bawah kolong jembatan di daerah Cinangka, Kabupaten Purwakarta.
Sehari-hari ia bekerja memulung rongsokan dan botol bekas di pinggir jalan tol.
Pria asal Pamanukan, Kabupaten Subang ini mengaku lebih senang mencari rongsokan daripada bekerja di kampungnya.
Usut punya usut hal itu ternyata Samsudin cemburu karena sang mantan istri menikah dengan tetangganya sendiri.
Baca Juga: Ke Katedral Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Misa Malam Natal 2022 Berjalan Lancar
“Cari rongsokan di pinggir tol aja, karena kalau di jalan biasa sudah banyak saingan. Penghasilan mah cukup untuk makan sehari-hari,” katanya.
Ada kebiasan unik dan patut dicontoh oleh banyak orang dari sosok Samsudin. Meski hanya sebagai tukang rongsokan, namun ia rajin memanfaatkan waktu dengan membaca koran bekas yang ia kumpulkan.
Dari kebiasaan itu Samsudin memiliki pengetahuan yang cukup luas. Tidak hanya mengetahui tokoh dalam negeri, ia pun hafal sejumlah tokoh dunia.
“Coba menteri pemuda dan olahraga siapa?,” tanya Kang Dedi.
“Zainudin Amali,” timpal Samsudin.
Saat ditanya ketua MPR RI, Samsudin awalnya menjawab Puan Maharani. Namun ia mengoreksi jawabannya. “Eh, Pak Bambang (Bambang Soesatyo),” ucapnya.
“Wah bener tukang baca ini mah,” puji Kang Dedi.
Kang Dedi pun kembali bertanya siapa menteri pendidikan. Samsudin pun menjawab ‘Makarim’ yang merupakan nama belakang dari Nadiem Makarim.
“Menteri pertanian?,” tanya Kang Dedi.
“Itu yang dulu Gubernur Sulawesi Selatan, Pak Syahrul Yasin Limpo,” jawab Samsudin.
Sejumlah pertanyaan mengenai nama-nama menteri bisa dijawab dengan mudah oleh Samsudin. Meskin pun beberapa di antaranya ia lupa nama lengkap mereka.
Tidak hanya itu, Samsudin juga mengetahui rekam jejak Kang Dedi dari seorang Bupati Purwakarta dan kini Anggota DPR RI dapil Purwakarta, Karawang, Bekasi. Bahkan lebih detail lagi Samsudin mengenal Kang Dedi sebagai mantan Ketua Golkar Jabar.
“Ternyata ini keren, top,” puji Kang Dedi kembali.
Pertanyaan pun berlanjut ke nama-nama presiden. Lagi-lagi Samsudin dengan mudah menjawab nama presiden Amerika dan Rusia.
“Kalau Perdana Menteri Malaysia?,” ucap Dedi.
“Oh itu Pak Anwar Ibrahim, dulu dia pernah jadi wakil juga (Wakil PM Malaysia),” timpal Samsudin.
“Wih dia tahu betul soal pengetahuan umum. Keren banget, top,” kata Kang Dedi.
Di akhir pertemuan Kang Dedi sempat menawari Samsudin untuk ikut bersamanya naik mobil. Namun Samsudin memilih untuk melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.
“Gak ah, Pak. Sekarang mau pulang aja dulu ke marker, ke jembatan,” ucap Samsudin.
Kang Dedi pun memberikan sejumlah uang kepada Samsudin sebagai bentuk apresiasi dan tambahan untuk kehidupannya selama satu bulan ke depan.
“Kamu keren. Nanti saya jenguk kamu ke sana, ke kolong jembatan. Nanti kita cari kontrakan biar kamu gak tinggal lagi di kolong jembatan,” tandas Kang Dedi Mulyadi.