Masjid Bersejarah dari Abad 16 di Tengah Mayoritas Hindu Dihancurkan

Suara Bandung | Suara.com

Kamis, 19 Januari 2023 | 16:28 WIB
Masjid Bersejarah dari Abad 16 di Tengah Mayoritas Hindu Dihancurkan
Kolase penghancuran masjid di tengah masyarakat Hindu. Viral vidoe penghancuran masjid di tengah masyarakat mayoritas hindu di India. (twitter.com/ashoswai)

SuaraBandung.id - Sebuah masjid bersejarah yang berada di tengah masyarakat Hindu dihancurkan.

Video masjid yang dibangun sejak abad 16 itu kemudian viral dengan narasi jika minoritas di sana benar-benar tak berdaya menghadapi mayoritas Hindu yang dinaungi pemerintah.

Peristiwa penghancuran masjid berusia 500 tahun tersebut di Negara Bagian Uttar Pradesh, India.

Pemerintah dan warga setempat meminta masjid dihancurkan dengan alasan pelebaran jalan.

Mengerikannya, tidak ada satupun yang berani berupaya mencegah proses penghancuran masjid.

Beberapa aktivis dan media lokal hanya sanggung menyebarkan video tersebut di media sosial.

Rekaman detik-detik masjid bersejarah dibuldoser pun langsung viral di media sosial. 

"Departemen Pekerjaan Umum sedang melakukan proyek pelebaran jalan raya di daerah Handia di Kota Prayagraj dan masjid yang dibangun sekitar lima abad lalu menghalangi proyek pelebaran ini," kata pernyataan kepolisian, seperti dilansir laman Middle East Monitor, seperti dikutip pada Kamis (17/1/2023).

Dari laporan yang diterbitkan media lokal setempat, masjid itu dibangun pada abad ke-16.

Masjid tersebut langsung dihancurkan hanya selang sehari pengadilan memutuskan kasus gugatan penolakan penghancuran masjid.

Mereka tidak peduli jika kasus tersebut sudah masuk Mahkamah Agung yang memang menolak petisi yang menyerukan penghentian perobohan masjid.

Sebagai informasi, sejak India dikuasai partai Hindu ekstremis Bharatiya Janata pada 2014, banyak serangan dilakukan kepada minoritas.

Mereka melakukan serangan dan ujaran kebencian yang dilakukan secara gencar kepada warga muslim India.

Paling menjadi sorotan adalah ketika masjid bersejarah Babri diratakan pada 1992, kemudian dijadikan bangunan kuil Hindu. 

Dalam peristiwa tersebut, berdampak pada kerusuhan muslim-Hindu hingga menewaskan sekitar 2.000 orang. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Mencekam Gara-gara Politisi Hina Nabi Muhammad, Disusul Peristiwa Pembunuhan Penjahit Hindu

India Mencekam Gara-gara Politisi Hina Nabi Muhammad, Disusul Peristiwa Pembunuhan Penjahit Hindu

Jatim | Sabtu, 02 Juli 2022 | 19:48 WIB

Pemerintah India Makin Represif Ke Minoritas Islam, Rumah Hingga Bisnis Warga Muslim Dihancurkan

Pemerintah India Makin Represif Ke Minoritas Islam, Rumah Hingga Bisnis Warga Muslim Dihancurkan

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 08:05 WIB

Kelompok Hindu India Desak Larangan Jilbab Berlaku di Seluruh Negeri

Kelompok Hindu India Desak Larangan Jilbab Berlaku di Seluruh Negeri

News | Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:01 WIB

Kecam Tindakan Represi Terhadap Muslim di India, PA 212 Minta Pemerintah Tak Berdiam Diri

Kecam Tindakan Represi Terhadap Muslim di India, PA 212 Minta Pemerintah Tak Berdiam Diri

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 22:33 WIB

Antisipasi Omicron, Polda Metro Jaya Minta Massa Aksi 2502 Bela Muslim India Ikut Vaksinasi Booster

Antisipasi Omicron, Polda Metro Jaya Minta Massa Aksi 2502 Bela Muslim India Ikut Vaksinasi Booster

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:49 WIB

Terkini

20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!

20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:13 WIB

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:12 WIB

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:10 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto

Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:07 WIB

Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat

Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:00 WIB

Momentum Idulfitri 1447 H Pererat Kebersamaan Demi Bangun Indonesia yang Lebih Baik

Momentum Idulfitri 1447 H Pererat Kebersamaan Demi Bangun Indonesia yang Lebih Baik

DPR | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:56 WIB

Anti Ribet! 6 Tips Jitu Bereskan Rumah yang Berantakan Pasca-Lebaran

Anti Ribet! 6 Tips Jitu Bereskan Rumah yang Berantakan Pasca-Lebaran

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:48 WIB

Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis

Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:41 WIB

Harga Sebuah Ego, Menggugat Lenyapnya Nyawa di Novel Bulan Karya Tere Liye

Harga Sebuah Ego, Menggugat Lenyapnya Nyawa di Novel Bulan Karya Tere Liye

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:37 WIB