Kelompok Hindu India Desak Larangan Jilbab Berlaku di Seluruh Negeri

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:01 WIB
Kelompok Hindu India Desak Larangan Jilbab Berlaku di Seluruh Negeri
DW

Suara.com - Kelompok Hindu garis keras menuntut pembatasan mengenakan jilbab di ruang kelas di lebih banyak negara bagian India, setelah pengadilan mengesahkan larangan jilbab di negara bagian Karnataka.

Keputusan Pengadilan Tinggi Karnataka pada hari Selasa (15/03), yang mendukung larangan jilbab di negara bagian selatan India pada Februari lalu, juga telah disambut oleh menteri federal utama dari Partai Bharatiya Janata (BJP) nasionalis Hindu, Perdana Menteri Narendra Modi, yang mengatakan siswa harus menghindari mengenakan pakaian keagamaan di kelas.

"Kami adalah negara Hindu dan kami tidak ingin melihat pakaian keagamaan apa pun di lembaga pendidikan negara ini," kata Rishi Trivedi, Presiden Kelompok Pertama Hindu Akhil Bharat Hindu MahaSabha.

"Kami menyambut baik putusan pengadilan dan ingin aturan yang sama diikuti di seluruh negeri."

Larangan mengenakan jilbab di Karnataka yang dikuasai BJP telah memicu protes oleh beberapa siswa dan orang tua muslim.

Para pengkritik larangan mengatakan keputusan itu adalah cara lain untuk meminggirkan komunitas muslim yang berjumlah sekitar 13% dari 1,35 miliar penduduk India yang mayoritas adalah penganut Hindu.

Pemimpin Vishva Hindu Parishad (VHP), afiliasi dari RSS, organisasi induk BJP, mengatakan mereka telah meminta larangan jilbab di negara bagian asal Modi di Gujarat dan akan segera menulis surat ke negara bagian terpadat di negara itu, Uttar Pradesh.

BJP berkuasa di kedua negara bagian. "Jilbab tidak diperbolehkan di kesatuan tentara, polisi, dan kantor-kantor pemerintah, lalu mengapa larangan jilbab dipaksakan di sekolah dan perguruan tinggi?” kata Sekretaris Gujarat VHP, Ashok Raval.

"Ini adalah upaya untuk meningkatkan ketegangan komunal."

baca juga

Menteri Pendidikan Gujarat Jitu Vaghani menolak berkomentar. Seorang menteri negara dan seorang birokrat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan tidak ada rencana dalam waktu dekat untuk melarang jilbab di sekolah-sekolah.

Pejabat di Uttar Pradesh, di mana BJP mempertahankan kendali dalam pemilihan negara bagian baru-baru ini, menolak berkomentar dengan mengatakan bahwa keputusan hanya akan diambil oleh pemerintahan berikutnya yang seharusnya sudah menjabat dalam beberapa hari mendatang.

Harapan agar larangan jilbab tidak berlaku nasional Ayesha Hajeera Almas - yang telah menentang larangan Karnataka di pengadilan dan sekarang mempertimbangkan untuk mendekati pengadilan tertinggi agar larangan itu dibatalkan - mengatakan ada ketakutan nyata bahwa larangan jilbab sekarang akan berlaku secara nasional.

Gadis berusia 18 tahun itu mengatakan dia tidak bersekolah sejak akhir Desember 2021 setelah pihak berwenang melarang gadis-gadis muslim mengenakan jilbab, bahkan sebelum larangan di seluruh negara bagian diberlakukan pada awal Februari lalu.

"Semakin kami merasa hidup di India di mana warganya tidak diperlakukan sama," kata Almas dari distrik Karnataka di Udupi, tempat protes dimulai.

"Saya berjuang untuk diri saya sendiri, berjuang untuk saudara perempuan saya, berjuang untuk agama saya. Saya takut akan ada perubahan seperti ini di seluruh negeri. Namun, saya harap itu tidak terjadi." ha/vlz (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Larangan Dokter Berhijab Cuma Hoaks, RS Medistra Bisa Tempuh Jalur Hukum

Jika Larangan Dokter Berhijab Cuma Hoaks, RS Medistra Bisa Tempuh Jalur Hukum

News | Selasa, 10 September 2024 | 22:30 WIB

Buntut Larang Dokter Pakai Jilbab, Manajemen RS Medistra Dipanggil Fraksi PKS DPRD DKI

Buntut Larang Dokter Pakai Jilbab, Manajemen RS Medistra Dipanggil Fraksi PKS DPRD DKI

News | Jum'at, 06 September 2024 | 21:05 WIB

Siapa Pemilik RS Medistra? Viral Karena Dugaan Rasis Terhadap Jilbab

Siapa Pemilik RS Medistra? Viral Karena Dugaan Rasis Terhadap Jilbab

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 15:43 WIB

Gubernur Sumbar Desak Cabut Aturan Lepas Jilbab Paskibraka di IKN: Melecehkan Ajaran Agama dan Melanggar Konstitusi!

Gubernur Sumbar Desak Cabut Aturan Lepas Jilbab Paskibraka di IKN: Melecehkan Ajaran Agama dan Melanggar Konstitusi!

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:06 WIB

Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad Usai PM India Larang Siswi Muslim Pakai Jilbab

Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad Usai PM India Larang Siswi Muslim Pakai Jilbab

Bisnis | Senin, 06 Juni 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×