SuaraBandung.id - Bintang Emon turut beri komentar tajam terkait kasus penganiayaan anak di bawah umur yang telah dikonfirmasi bahwa pelakunya merupakan anak dari pejabat Ditjen Pajak.
Seperti biasanya, komentar yang disampaikan Bintang Emon melalui akun Instagram @bintangemon dengan total pengikut sebanyak 5,6 juta itu, kembali didaulat sebagai konten yang telah mewakilkan isi pikiran dari banyak orang.
Komentar yang Bintang Emon menarik perhatian warganet, pasalnya suami dari Alca itu juga menyampaikan bagaimana bahayanya efek dari penganiayaan yang videonya telah tersebar di media sosial.
"Yang dipukulin udah jatoh noh! Lu kalau suka liat bela diri, ini tuh ga boleh diserang nih (sambil menyentuh belakang lehernya) karena banyak sarafnya bisa bikin mati atau cacat permanen, ini diinjek," jelas Bintang Emon pada video reels yang diunggah pada Jumat (24/2/2023).
Aksi penganiayaan itu kembali dijelaskan oleh komika asal Indonesia tersebut, apabila diperhatikan sepatu yang digunakan pelaku pun memiliki bahan yang keras.
Parahnya pelaku meneruskan aksinya dengan menendang wajah korban yang sudah tersungkur di jalanan aspal, sebuah komplek perumahan.
![Bintang Emon komentari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat Ditjen Pajak. [Instagram @bintangemon]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2023/02/24/1-bintang-emon-komentari-kasus-penganiayaan.jpg)
Menurutnya, perilaku yang diperbuat pelaku bukan semata-mata didasari oleh emosi yang membludak, melainkan memperlihatkan arogansi seorang manusia yang berani secara terang-terangan menindas manusia lainnya.
"Orang mah kalo nyerang, serangannya sporadis terus ya udah deh, udah keluar emosinya udah deh, ini mah selebrasi,"sambung Bintang Emon.
Bintang Emon setelah mengetahui kalimat yang dikumandangkan oleh pelaku penganiayaan yaitu "ga takut gua anak orang mati, mau lapor? Lapor!", terlihat semakin tersulut namun berusaha tetap menahan amarahnya.
Baca Juga: Awalnya Saling Traktir, Pemilik Warung Arak di Jimbaran Malah Bunuh Bule Australia
Sebagai bahan analisa, menurut bintang Emon perkataan seperti itu hanya mungkin keluar jika pelaku sudah pernah melakukan hal yang mungkin serupa. Tapi tidak menerima hukuman yang dijatuhkan kepadanya atau dalam kata lain ia bisa bebas dari hukuman.
"Gua sih mungkin bakal ngomong kayak gitu kalau gua udah pernah dilaporin, terus gua bebas dengan kuasa keluarga gua. Gua bisa bebas dari laporan, makanya gua berani ngomong gitu. Gua ga tau dia kek gitu atau engga," kata bintang Emon. (*Rahmah Afifah)
Sumber: Instagram Gusti Bintang @bintangemon