SuaraBandung.id - Beredar kabar Ferdy Sambo sampai nekat menembak Richard Eliezer atau Bharada E.
Dikabarkan Sambo menembak Bharada E, karena ia tak terima dirinya di hukum mati dan menginginkan Bharada E ikut mati bersamanya.
Kabar kenekatan Sambo tersebut diketahui melalui sebuah video dan diunggah oleh kanal YouTube bernama 'KANAL BERITA' pada 9 Maret 2023.
Begini narasi dan gambar dalam thumbnail tersebut:
"BREAKING NEWS: SAMBO T3MBAK BHARADA E, TAK TERIMA DIRINYA DIHUKUM MATI DAN INGIN BHARADA E IKUT MATI, “ tulis keterangan thumbnail video.
Lalu benarkah klaim yang dituliskan dalam video itu?
Cek fakta:
Setelah melihat konten tersebut, tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran atas berita yang disampaikan.
Pertama, video yang diunggah oleh KANAL BERITA yang bertajuk: "Sambo Nekat !! Tak Mau Dihukum Berat // Sambo Sampai Lakukan Ini …,"
tidak sesuai dengan thumbnail yang memperlihatkan polisi sedang mencegah Ferdy Sambo yang mengarahkan pistol ke arah Bharada E.
Antara thumbnail dengan judul, kehilangan konsistensi dan hanya menjebak publik agar mendatangkan klik.
Baca Juga: Jika PT Kabulkan Putusan PN Jakpus Soal Tunda Pemilu, Yusril: Tata Negara Dalam Keadaan Darurat
Kedua, narasi yang dibangun secara dominan oleh narator adalah narasi ihwal vonis-vonis semua terdakwa.
Tak ada satupun narasi yang mengaminkan dan membahas terkait Sambo menembak Bharada E, sepanjang durasi video tersebut (8 menit, 3 detik).
Kesimpulan
Berdasarkan analisa terhadap fakta di atas, dapat disimpulkan bahwa berita dengan judul, "Sambo Nekat !! Tak Mau Dihukum Berat // Sambo Sampai Lakukan Ini ," itu hanya rumor belaka yang hoax.
Karena di dalam video tak ada satu informasi pun yang menyebutkan secara sahih mengatakan Sambo menembak Bharada E.
Kesesuaian antara judul tulisan dan thumbnail, serta foto yang digunakan sebagai sampul video pun tidak sesuai.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*/Alina)
Sumber: Youtube Kanal Berita