SuaraBandung.id – Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas pada Sabtu, 11 Maret 2023.
Akun twitter @RTCBPBDDIY sudah mengunggah peringatan bagi warga di sekitar Merapi untuk menjauhi daerah bahaya dan mengikuti arahan petugas keselamatan.
Sejumlah foto dan video kondisi terkini Merapi diunggah oleh akun tersebut. Netizen juga saling berbagi foto, video, dan informasi terkait erupsi Merapi.
Sebelum Merapi erupsi, ada kecelakaan di daerah Jalan Kaliurang Timur yang terjadi pada 8 Maret 2023. Kejadian yang melibatkan motor dan seekor kijang itu diunggah oleh akun @merapi_uncover.
Unggahan kecelakaan tersebut mengundang rasa penasaran netizen. Pasalnya hewan kijang sering berada di kawasan Merapi yang jauh dari Jalan Kaliurang Timur.
Dari keanehan tersebut, sebagian netizen memprediksi dan mengkhawatirkan akan ada bencana. “Pertanda apakah ada kijang turun?” kata akun @alf******kip.
Di unggahan terkini @merapi_uncover terkait erupsi pun ada netizen yang membahas kasus kijang di jalan raya tersebut.
“Makanya kemarin ada anak Jogja yang ditabrak kijang, ternyata emang udah dikasih tanda hewan-hewan pada turun,” ungkap akun @don***adu.
“Iya, Mbak. Salah satu tanda naiknya aktifitas sebuah gunung adalah turunnya hewan ke daerah lebih rendah,” balas akun @txt******gm merespon sesama netizen di unggahan yang sama.
Baca Juga: Ini Berbagai Komitmen DPR RI Optimalkan Kerja untuk Rakyat
Saat ini, awan panas Merapi turun ke arah barat daya. Daerah Jogja dilaporkan belum ada yang terdampak oleh luncuran awan panas. Namun, daerah Kota dan Kabupaten Magelang serta Kabupaten Temanggung sudah terdampak abu vulkanik dengan ketebalan beragam. (*)
(*Editor: Zahra Anna)
Sumber:
1. Twitter @merapi_uncover
2. Twitter @merapi_uncover
3. Twitter @bpbdjateng
4. Twitter @RTCBPBDDIY