Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB
Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram
Ilustrasi Instagram - Cara Menonaktifkan IG Sementara (Pexels)

Suara.com - Akun Instagram resmi milik pejabat tinggi Pasukan Antariksa Amerika Serikat (US Space Force) berhasil dibobol oleh peretas pro-Iran. Isu ini mengungkap rapuhnya pertahanan digital personal milik elite militer Pentagon di tengah eskalasi konflik global.

Peretas memanfaatkan celah tersebut untuk menyebarkan video propaganda anti-AS yang menyerukan tentara Amerika segera mundur. Penyusupan digital ini membuktikan bahwa medan laga modern kini tidak lagi terbatas pada persenjataan fisik di garis depan.

Dikutip dari CNN, kejadian yang berlangsung pada hari Minggu tersebut langsung memicu alarm bahaya di internal komando militer Washington. Pihak Space Force segera melakukan tindakan darurat guna mengisolasi dampak dari kebocoran akun tersebut.

Gedung Pentagon di Washington DC, Amerika Serikat. (AFP)
Gedung Pentagon di Washington DC, Amerika Serikat. (AFP)

Chief Master Sgt. John Bentivegna, yang merupakan bintara tinggi di lingkungan Space Force, langsung memperingatkan jajarannya secara terbuka.

"Kami sedang bekerja dengan tim terkait untuk mendapatkan kembali akses dan menyelesaikan masalah ini secepat mungkin," kata Bentivegna.

Pihak berwenang Space Force telah mengonfirmasi insiden pembobolan tersebut ke publik. Namun, mereka menolak memberikan rincian teknis mengenai durasi peretasan maupun aktor intelektual di balik serangan siber ini.

Salah satu materi propaganda yang diunggah peretas menggunakan rekaman suara dari "Hanoi Hannah", propagandis terkenal era Perang Vietnam. Video itu menampilkan visual mendiang pejabat keamanan Iran, Ali Larijani, yang tewas pada awal perang AS-Israel-Iran.

Penargetan terhadap Space Force dinilai strategis karena peran vitalnya dalam operasi militer Amerika Serikat. Pasukan antariksa ini menjadi ujung tombak teknologi dalam melumpuhkan sistem pertahanan musuh di Timur Tengah.

Jenderal Dan Caine selaku Ketua Kepala Staf Gabungan sebelumnya memuji efektivitas pasukan ini. Space Force terbukti sukses menggunakan efek non-kinetik untuk mengacaukan pertahanan Iran sejak pengeboman dimulai pada 28 Februari.

baca juga

Kendati demikian, keberhasilan di medan tempur digital berbanding terbalik dengan perlindungan privasi personel mereka. Para pemimpin militer AS kini gencar mengingatkan bahaya pengintaian siber yang menyasar ponsel pribadi tentara.

Komando Pusat AS (US Central Command) melaporkan adanya eksploitasi data lokasi komersial oleh pihak musuh. Data tersebut digunakan untuk memata-matai sekaligus menargetkan posisi personel militer AS yang berada di lapangan.

Tekanan psikologis digital ini tidak hanya menyasar perwira aktif, melainkan juga meluas hingga ke lingkungan keluarga. Korps Marinir AS dan pegawai sipil dilaporkan menerima pesan singkat bernada ancaman langsung dari peretas.

Sebuah pesan ancaman yang berhasil ditinjau menunjukkan tingkat pengawasan musuh yang sangat intim. Ancaman tersebut dikirimkan langsung ke nomor pribadi mereka dengan narasi yang menakutkan.

"Identitas Anda sepenuhnya diketahui oleh unit rudal kami, dan setiap gerakan yang Anda buat berada di bawah pengawasan kami."

Aksi peretasan terhadap Bentivegna melengkapi daftar panjang perang asimetris berbasis propaganda antara kedua negara. Iran secara agresif memanfaatkan kecerdasan buatan dan infiltrasi siber untuk meruntuhkan moral publik Amerika Serikat.

Sebelumnya pada bulan Maret, peretas Iran juga sukses membobol email pribadi Direktur FBI, Kash Patel. Foto lama serta dokumen rahasia milik petinggi biro investigasi tersebut kemudian dibocorkan ke jejaring publik.

Konflik siber ini berjalan paralel dengan perang fisik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran dalam beberapa bulan terakhir. Pentagon sendiri kerap membalas dengan merilis video serangan militer yang disunting menyerupai permainan komputer populer.

Hadirnya teknologi digital kini membuat batas antara ruang personal dan ruang tempur menjadi bias. Peretasan akun Instagram Space Force ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pertahanan personal militer AS masih memiliki celah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:43 WIB

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Kaltim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:12 WIB

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:06 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:05 WIB

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:04 WIB

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:03 WIB

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:55 WIB

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

×