SuaraBandung.id - Buya Yahya memberikan nasihat untuk suami dan istri saling mencintai dan memahami. Maka janganlah menyebutkan kekurangan atau kejelekan pasangan.
Menurut Buya Yahya, ketika suami atau istri menyebutkan kejelekan pasangannya, maka itu ibaratkan cermin.
Buya Yahya menjelaskan, saat suami atau istri menyebutkan kejelekan dari pasangannya, maka itu sama saja mengajari suami atau istrinya agar menyebut kejelekan yang pasangannya miliki.
“Kalau kita menyebut kejelekan pasangan, maka sebetulnya kita telah mengajari pasangan kita untuk mencari kejelekan kita, ini bak cermin,” ungkapnya dikutip dari YouTube Buya Yahya (11/3/2023).
Menurut Buya Yahya, setiap pasangan suami istri adalah manusia yang wajar jika mempunyai kekurangan atau kejelekan.
“Misalnya istri sedang mengandung lalu tak bisa melayani suami dengan maksimal. Nah suami jangan malah menjelekan sang istri, tapi pahami dan cintai dia. Kebayang nggak istri itu sedang mengandung anakmu dan membawa anakmu dalam perutnya berbulan-bulan?” kata Buya Yahya.
Buya Yahya juga memberikan perumpamaan istri yang sedang haid maka suami harus maklum atau perubahan sikap dan sifat istri yang berubah.
“Hal itu kadang membuat mereka berubah karena hormonnya, jadi maklumi. Jangan malah misalnya mengomentari rambut istri. Kan dikomentari sakit hati lho, kecewa,” kata Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan jika istri kecewa maka jangan heran jika dia membalas kekecewaannya dengan mengomentari kekurangan suami.
Baca Juga: 9 Tahun Suara.com, Gubernur Sulawesi Selatan: Saya Sangat Senang Liputannya Objektif dan Mencerahkan
“Nanti dikomentari lagi kejelekannya, begitu seterusnya tak ada ujungnya. Tak akan hidup indah rumah tangga seperti ini. Anda harus pahami bahwa pasangan anda itu manusia yang punya kekurangan bukannya malaikat,” pungkas Buya Yahya. (*)
Sumber : YouTube Buya Yahya