Benarkah Hukuman Bagi Pezina dalam Islam itu dengan Dicambuk 100 kali bahkan Dirajam hingga Mati? Buya Yahya: Tapi

Suara Bandung

Kamis, 23 Maret 2023 | 15:43 WIB
Benarkah Hukuman Bagi Pezina dalam Islam itu dengan Dicambuk 100 kali bahkan Dirajam hingga Mati? Buya Yahya: Tapi
Buya Yahya Jelaskan syarat dan ketentuan hukum bagi penzina yang dicambuk 100 kali dan dirajam hingga mati dalam pandangan hukum islam (Youtube/Al bahjah TV)

SuaraBandung.id - Ulama Besar Indonesia, Buya Yahya menjelaskan perihal hukuman yang harus dijalani oleh seorang pezina yakni adanya hukuman berupa dicambuk 100 kali bahkan dirajam hingga mati.

Namun hukum yang berlaku dalam Islam tersebut, tidak semata-mata bisa digunakan seenaknya saja atau tanpa adanya pemenuhan syarat dan ketentuan terlebih dahulu. Buya Yahya menyebutkan hal ini membutuhkan pengakuan pezina kepada hakim dan sedikitnya terdapat 4 orang saksi.

Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan oleh Buya Yahya hukuman 100 kali cambuk hanya berlaku bagi pezina (pasangan yang melakukan zina) dengan syarat keduanya belum menikah.

Kemudian setelah hukuman 100 kali cambuk itu telah terlaksana, Buya Yahya menegaskan masing-masing pezina akan diasingkan ke sebuah tempat yang sangat jauh dimana masyarakatnya tak mengetahui aib tentang zina yang telah dilakukan dengan begitu nama baiknya akan kembali bersih

Sedangkan untuk kondisi yang berbeda Buaya Yahya kembali memperjelas misalnya pezina yang ditemukan adalah seorang suami atau istri yang telah memiliki pasangannya namun malah melakukan zina dengan yang bukan pasangan halalnya maka hukum yang berlaku bagi pezina ini adalah dirajam hingga mati.

"Jika anda masih perawan (atau perjaka kemudian melakukan zina) maka anda akan dicambuk 100 kali kemudian diasingkan ke suatu tempat yang sangat jauh agar nama anda kembali baik ditempat baru tersebut agar anda tidak dikenal sebagai penzina. Nauzubillah apabila sudah ada hubungan suami istri yang halal (kemudian melakukan zina) maka dirajam sampai mati, itu hukumnya harus dipahami," ungkap Buya Yahya dikutip pada Kamis (23/3/2023).

Apabila syarat dan ketentuannya tidak terpenuhi, maka pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah itu mengatakan simpanla aib berzina itu dan jangan biarkan ada lagi manusia yang mengetahuinya.

Cukuplah diri sendiri dan Allah SWT yang mengetahui kejadian ini.

Selanjutnya berjanjilah dan berusahalah untuk dapat istiqomah juga selalu bertaubat dengan memohon ampunan Allah SWT, menyesali segala hal yang telah terjadi dan menjalani hidup dengan lebih baik dari pada sebelumnya.

baca juga

Adapun jika peristiwa tersebut menyisakan kenangan juga membuat diri selalu teringat dengan kejadian itu, membuang barang-barang yang bisa menjadi pemicu munculnya ingatan buruk adalah hal yang dianjurkan.

Sebab ketahuilah pengampunan dari Allah SWT sangatlah luas dan tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Ia akan memberikan ampunannya kepada siapapum hambanya yang berharap juga meminta ampunan darinya. (*)

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basis Dukungan Partai Islam pada Pemilu 2024 Diperkirakan Tergerus Hingga di Bawah 20 Persen

Basis Dukungan Partai Islam pada Pemilu 2024 Diperkirakan Tergerus Hingga di Bawah 20 Persen

Kotak Suara | Kamis, 23 Maret 2023 | 14:01 WIB

Puasa Sekalian Diet? Begini Menurut Buya Yahya

Puasa Sekalian Diet? Begini Menurut Buya Yahya

Bandung | Kamis, 23 Maret 2023 | 11:10 WIB

BAHAYA! Dosa Ini Gak Diampuni di Bulan Ramadhan, Buya Yahya: Khusus pada Allah

BAHAYA! Dosa Ini Gak Diampuni di Bulan Ramadhan, Buya Yahya: Khusus pada Allah

Bandung | Kamis, 23 Maret 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung

Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:49 WIB

Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar

Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:37 WIB

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:36 WIB

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:34 WIB

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:29 WIB

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:26 WIB

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:25 WIB

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB

×